Sanksi Baru AS: Membatasi Penjualan Minyak Iran Secara Bertahap

Presiden Amerika Serikat Joe Biden (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)
Sumber :
  • vstory

VIVA Dunia – Pemerintahan Biden telah mengumumkan babak baru mengenai sanksi yang akan diberikan terhadap Iran, bahkan Biden bersumpah untuk menjatuhkan hukuman keuangan secara bertahap dalam upayanya untuk membatasi ekspor minyak dan petrokimia Iran.

Langkah-langkah yang diumumkan itu, Biden menargetkan juga pada beberapa perusahaan yang berbasis di China, Uni Emirat Arab, Hong Kong dan India yang dituduh Amerika Serikat terlibat dalam penjualan produk minyak dan petrokimia Iran.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan bendera AS

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan bendera AS

Photo :
  • AP Photo/Carolyn Kaster

Melansir dari Aljazeera, Pemerintahan Presiden AS Joe Biden juga secara eksplisit mengaitkan sanksi dengan kegagalan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran di tahun 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan.

"Amerika Serikat berkomitmen untuk sangat membatasi penjualan minyak dan petrokimia ilegal Iran," kata pejabat Departemen Keuangan Brian Nelson dalam sebuah pernyataan.

“Selama Iran menolak untuk kembali ke implementasi penuh Rencana Aksi Komprehensif Bersama, Amerika Serikat akan terus memberlakukan sanksinya terhadap penjualan produk minyak dan petrokimia Iran.” Ucapnya.