China Diprediksi Pulih dari Pandemi Pertengahan 2023

Aktivitas analis tes COVID-19 di Beijing, China pada Agustus 2022
Sumber :
  • AP Photo/Mark Schiefelbein

VIVA Dunia – Pakar ternama penyakit menular yang menyerang saluran pernapasan atas Prof Zhong Nanshan memperkirakan wilayah selatan China bakal pulih dari pandemi COVID-19 pada paruh pertama 2023.

img_title China-Pakistan Bangun Koridor Informasi, Mengapa Kesepakatan Ini Picu Kekhawatiran?

Namun sebelum itu wilayah yang menjadi pintu masuk arus kedatangan internasional tersebut bakal mengalami puncak gelombang kasus COVID-19 pada Januari-Februari 2023, demikian Zhong kepada pers, Sabtu 10 Desember 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peneliti senior tersebut bersama timnya yang baru menyelesaikan penilaian terhadap perkembangan COVID-19 terkini itu mengingatkan pentingnya pencegahan tingkat keparahan yang disebabkan oleh virus dengan menggalakkan vaksinasi.

img_title Jenderal Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Bagaimana Nasib Jabatan KSP?

COVID-19

Photo :
  • Times of India

Menurut dia, biasanya dibutuhkan waktu dua pekan bagi vaksin untuk bekerja secara efektif dalam upaya mencegah meluasnya penularan selama musim mudik liburan Tahun Baru Imlek.

img_title Tegas, PM China Sebut AI Harus Tetap Jadi Alat bagi Manusia, Bukan Pengganti

Zhong juga menganggap varian Omicron tidak mengerikan karena 99 persen kasus dapat disembuhkan dalam tempo tujuh hingga 10 hari.

Dengan menganalisis kasus di beberapa kota besar di China, Zhong mengungkapkan bahwa tingkat keparahan Omicron kurang dari 1 persen.

Walau begitu dia mengingatkan pandemi COVID-19 belum berakhir kecuali patogen yang berkurang drastis.

"Inilah tren masa depan evolusi virus corona," katanya.

Ia menambahkan bahwa tidak tepat menggunakan tingkat kematian dari daerah lain untuk memperkirakan ratusan ribu orang akan meninggal di daratan China karena gelombang kasus terakhir.

"Saya tidak percaya hal itu akan terjadi. Tingkat vaksinasi di China daratan telah mencapai 68,86 persen. Memang ini tidak cukup, tetapi mampu mencegah kematian dalam skala besar," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) pada Sabtu mencatat 2.338 kasus positif dan 8.477 kasus tanpa gejala di seluruh pelosok wilayah negeri itu.

Pada Sabtu itu pula menurut data NHC terdapat 39.391 pasien positif masih mendapatkan perawatan dan observasi medis. (Ant/Antara)

Kolase Foto Jokowi dan Ijazah

Jokowi Jadi Saksi Sidang Perkara Ijazah Palsu, PN Jakarta Timur Batasi Pengunjung Maksimal 80 Orang

PN Jakarta Timur menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung dalam sidang pembuktian kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut