Sehari, Rusia Kehilangan 8 Tank dan 22 Kendaraan Lapis Baja

Tank Rusia yang hancur di kota Sviatohir, Ukraina
Sumber :
  • AP Photo/Evgeniy Maloletka

VIVA Dunia – Militer Ukraina menguraikan kerugian terbaru yang diderita oleh pasukan Rusia selama perang, pada Minggu pagi, 29 Januari 2023.

Bertemu di Korut, Putin dan Kim Jong Un Memulai Negosiasi

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan bahwa delapan tank Rusia telah dihancurkan satu hari sejak pembaruan operasional terakhir pada Sabtu pagi, 28 Januari 2023, sehingga jumlah total tank Rusia yang dihancurkan oleh Kiev sejak invasi menjadi 3197.

"Pasukan Rusia juga kehilangan 22 kendaraan personel lapis baja (APV) dan tujuh sistem artileri," kata Staf Umum, dikutip dari Newsweek, Senin, 30 Januari 2023

Spesifikasi Canggih Mobil Produksi Rusia yang Jemput Putin saat Tiba di Korut

Mereka juga menambahkan bahwa pasukan Rusia telah kehilangan 650 tentara dalam periode waktu tersebut, sehingga jumlah korban tewas Rusia di Ukraina menjadi 126.160 menurut hitungan Ukraina.

Kim Jong Un dan Putin Akan Habiskan Pertemuan di Meja Perundingan

Sementara itu, jumlah korban tewas yang dilaporkan pasukan Rusia dan Ukraina berbeda, sehingga sulit untuk menetapkan angka independen.

Kementerian pertahanan Rusia tidak mengumumkan jumlah korban yang diperbarui secara berkala. Namun, pada akhir Maret 2022, sekitar 1.351 tentara Rusia tewas dalam pertempuran di Ukraina, menurut media pemerintah Rusia.

Hanya beberapa hari sebelum jumlah korban tewas ini diumumkan, NATO memperkirakan antara 7.000 dan 15.000 pasukan Rusia meninggal dunia dalam perang.

Korban tewas terbaru yang disajikan oleh menteri pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada 21 September 2022, melaporkan bahwa 5.937 personel Rusia telah tewas sejak Februari di Ukraina.

Pada hari yang sama, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina memperkirakan jumlah kematian Rusia sekitar 55.000.

Pada bulan November, Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Mark Milley, mengatakan bahwa lebih dari 100.000 tentara Rusia terbunuh dan terluka dalam perang sejak Februari lalu.
 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya