Paus Fransiskus: Ideologi Gender Berbahaya

VIVA Militer: Paus Fransiskus
Sumber :
  • dw.com

VIVA Dunia – Pemimpin umat Katolik di dunia, Paus Fransiskus mengatakan bahwa ideologi gender adalah “salah satu kolonisasi ideologi paling berbahaya” saat ini.

img_title Paus Leo Kembali Naik Popemobile Usai Operasi Kanker Paru-paru

Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Elisabetta Pique untuk surat kabar harian Argentina La Nacion, Paus Fransiskus menjelaskan alasan di balik pernyataan tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ideologi gender, hari ini, adalah salah satu kolonisasi ideologi paling berbahaya,” kata Francis dalam wawancara itu, melansir Catholic New Agency, Senin, 13 Maret 2023.

img_title Deretan Kebaikan Jude Bellingham yang Jarang Diketahui, Buat Fans Makin Jatuh Hati

“Mengapa berbahaya? Karena mengaburkan perbedaan dan nilai laki-laki dan perempuan,” tambahnya.

Paus Fransiskus.

Photo :
  • Instagram @franciscus

img_title Fantastis! Nilai Lukisan Denny JA yang Diberkati Paus Fransiskus Diprediksi Mencapai Rp 34 Miliar

“Semua umat manusia adalah ketegangan perbedaan. Itu tumbuh melalui ketegangan perbedaan. Masalah gender menipiskan perbedaan dan menjadikan dunia sama, semuanya membosankan, semuanya sama, dan itu bertentangan dengan panggilan manusia," ujar paus berusia 85 tahun tersebut. 

Paus Fransiskus sering menggunakan istilah “penjajahan ideologis” selama 10 tahun masa kepausannya, terutama untuk menggambarkan contoh-contoh ketika uang bantuan untuk negara-negara berkembang dikaitkan dengan kontrasepsi, aborsi, sterilisasi, dan ideologi gender.

Mengingat percakapan dengan para uskup Polandia pada tahun 2016, Paus Fransiskus berkata: “Saat ini anak-anak diajar di sekolah bahwa setiap orang dapat memilih jenis kelaminnya. Mengapa mereka mengajarkan ini? Karena buku-buku itu disediakan oleh orang dan lembaga yang memberi Anda uang. Bentuk-bentuk penjajahan ideologis ini juga didukung oleh negara-negara berpengaruh. Dan ini mengerikan!”

Paus memberi tahu Pique bahwa dia saat ini tidak sedang menulis ensiklik baru dan menyangkal bahwa dia telah diminta untuk menulis dokumen tentang masalah gender.

Meskipun dia tidak menulis sesuatu tentang ideologi gender, paus mengatakan bahwa dia berbicara tentang subjek tersebut “karena beberapa orang agak naif dan percaya bahwa itu adalah cara untuk maju.”

“Mereka tidak membedakan apa yang menghormati keragaman seksual atau beragam preferensi seksual dari apa yang sudah menjadi antropologi gender, yang sangat berbahaya karena menghilangkan perbedaan, dan menghapus kemanusiaan, kekayaan kemanusiaan, baik pribadi, budaya dan sosial, keragaman dan ketegangan di antara perbedaan-perbedaan,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer: Paus Fransiskus

Photo :
  • dw.com

Paus mencatat bahwa dia selalu membedakan antara apa itu pelayanan pastoral bagi orang-orang yang memiliki orientasi seksual berbeda dan apa itu ideologi gender.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut