Potret Pasukan Khusus Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam
Pasukan Khusus Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam
Kelompok bersenjata terbesar dan paling terorganisir di Gaza dipimpin oleh komandan militer Mohammed Deif dan wakilnya, Marwan Issa. Pasukan Israel membunuh pemimpin pendiri Brigade Qassam Salah Shehadeh dalam serangan udara tahun 2002.
Menurut CIA World Factbook, Brigade Qassam memiliki 20.000 hingga 25.000 anggota, meskipun jumlah ini masih diperdebatkan. Kelompok bersenjata ini diyakini memiliki persediaan senjata, granat, dan roket rakitan dalam jumlah besar meskipun kekuatan dan kemampuan militernya tidak diketahui publik.Â
Pasukan Khusus Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam
Penarikan Israel dari Gaza pada tahun 2005 memberikan Hamas kesempatan untuk mengembangkan sayap militernya. Dukungan finansial, yang diyakini berasal dari Iran, disebut-sebut memungkinkan kelompok bersenjata tersebut mengembangkan kemampuan militer yang canggih.
Brigade Al Qassam telah kehilangan ribuan pejuang dalam serangan Israel dan sumber dayanya telah terkuras dalam berbagai serangan udara dan serangan militer Israel dalam satu setengah dekade terakhir.
Brigade itu dikatakan memperoleh senjatanya melalui penyelundupan dan pembuatan beberapa senjata secara lokal.Â
Pasukan Khusus Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam
Menurut laporan Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2021, Brigade Al Qassam dan kelompok bersenjata Palestina lainnya meluncurkan lebih dari 4.400 roket dalam konfrontasi dengan Israel pada tahun 2021. Dalam 11 hari pertempuran, setidaknya 260 warga Palestina tewas dalam serangan Israel sementara 13 orang tewas dari pihak IsraelÂ
Laporan mengatakan Brigade Al Qassam mempunyai keahlian dalam alat peledak rakitan (IED), peluncur roket, rudal antitank dan mortir. Mereka memiliki keahlian dan strategi "siluman", dengan infrastruktur terowongan yang luas yang memungkinkan para pejuangnya bergerak tanpa terdeteksi.Â
Brigade Al-Qassam, Sayap Militer Hamas Palestina
- AP Photo
Pasukan Brigade Al Qassam terkenal gagah dan memiliki kemampuan bela diri yang hebat. Setiap berada di medan perang, Brigade Al Qassam sering terlhat menggunakan penutup wajah yang hanya memperlihatkan mata mereka dan selalu berada di garis depan dengan berani.Â
Hamas ini telah meningkatkan kapasitas roketnya dan menambahkan drone ke persenjataannya baru-baru ini. Mereka menggunakan perlindungan dari rentetan roket untuk mengatasi pagar Israel yang dijaga ketat yang memisahkan Gaza pada tanggal 7 Oktober.