Pasukan Israel Kepung Banyak Rumah Sakit di Gaza

Demonstrasi mendukung Palestina.
Sumber :
  • AP Photo.

Gaza – Menteri Kesehatan Palestina, Mai Al-Kaila, mengirimkan seruan darurat kepada Komite Internasional Palang Merah (ICRC) agar menekan Israel supaya berhenti menyerang Jalur Gaza.

Pesan itu dia sampaikan ketika menggelar pertemuan darurat bersama delegasi ICRC di Yerusalem pada Minggu 12 November 2023.

"Ratusan pasien dan korban terluka setiap saat terancam meninggal dunia akibat pemboman dan pengepungan rumah sakit, pemadaman listrik, langkanya bahan bakar, obat-obatan dan perbekalan kesehatan, serta kurangnya kebutuhan hidup mendasar," kata Al-Kaila lewat  Facebook Kementerian Kesehatan Palestina.

img_title 9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

Serangan rudal Israel menghancurkan wilayah Utara Jalur Gaza

Photo :
  • AP Photo/Mohammed Dahman

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dia mengkaji situasi kesehatan yang terus memburuk di Gaza dan serangan terhadap fasilitas kesehatan yang menyebabkan 23 dari 35 rumah sakit di Gaza benar-benar menghentikan operasionalnya.

Dia juga menyoroti pasukan pendudukan Israel yang disebutnya mengepung banyak rumah sakit dan mencegah keluar masuk staf medis, paramedis, bahkan pasien. Al-Kaila berkata bahwa warga Jalur Gaza hidup dalam kondisi kesehatan yang tragis karena tiada tempat yang aman bagi mereka.

Ketiadaan kebutuhan mendasar untuk bertahan hidup seperti air, makanan, keamanan, dan layanan kesehatan menyebabkan lebih dari 11.000 orang tewas, 27.000 warga terluka, 3.000 orang hilang.

Karena itu, Al-Kaila sekali lagi meminta semua lembaga dan organisasi internasional serta HAM agar memikul tanggung jawabnya dalam menghentikan agresi Israel. Ia mendesak Israel agar segera mengizinkan masuknya bantuan kesehatan dan bahan bakar ke rumah-rumah sakit, serta membolehkan pasien sakit bisa berobat di luar Gaza.

img_title Dedi Mulyadi Bawa Rp4 M untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan hingga Rp20 Juta

Ratusan Umat Yahudi Duduki Patung Liberty, Desak Israel Hentikan Genosida dan Dukung Kebebasan Palestina.

Photo :
  • Aljazeera Photo/AFP.


Israel melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza, termasuk menyerang rumah sakit, tempat tinggal, dan rumah ibadah, sejak Hamas  melancarkan serangan lintas batas pada 7 Oktober.

Sejak itu, jumlah kematian akibat serangan Israel telah melampaui 11.100 korban di pihak Palestina, termasuk lebih dari 8.000 perempuan dan anak-anak, kata kantor media pemerintah di Gaza pada Minggu.

Menurut data resmi Israel, jumlah korban tewas di pihak Israel mencapai 1.200 orang. (Ant/Antara)

img_title Diduga Dikeroyok Sejumlah Pelajar, Siswa SMA di Aceh Masih Terbaring di Rumah Sakit

Bendera Israel.

Israel Panik Lihat Balon dan Layang-layang

Israel memperingatkan Hamas kalau mereka akan meningkatkan operasi militer di Gaza jika peluncuran balon, drone, dan layang-layang ke arah negeri Zionis berlanjut.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut