Israel Panik Lihat Balon dan Layang-layang

Bendera Israel.
Sumber :
  • thebluegrassspecial.com

VIVA Israel memperingatkan Hamas kalau mereka akan meningkatkan operasi militer di Gaza jika peluncuran balon, drone, dan layang-layang ke arah negeri Zionis berlanjut.

img_title Keji! Ibu Hamil Palestina di Gaza Tewas usai Ditembak Pasukan Israel

Ancaman itu terjadi setelah peningkatan insiden semacam itu baru-baru ini. Mengutip situs Gulf News, empat layang-layang ditemukan di permukiman dekat perbatasan Gaza pada 22 Agustus, dan satu berhasil ditembak jatuh Israel pada 23 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, total jumlah layang-layang yang ditemukan dalam beberapa hari terakhir menjadi sekitar 10. Menurut laporan tersebut, militer Israel meyakini Hamas berada di balik peluncuran tersebut, yang tidak membawa bahan peledak, dan mungkin sedang menguji bagaimana Israel akan merespons.

img_title Iran desak BRICS Kompak Cegah Hambatan di Jalur Perdagangan yang Sah

"Kami memperingatkan Hamas bahwa jika peluncuran balon hingga layang-layang ke wilayah kami tidak segera dihentikan, maka IDF (militer Israel) akan mengambil tindakan tegas untuk mengintensifkan operasi militer yang ditargetkan terhadap mereka yang bertanggung jawab," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz.

Keduanya juga mengatakan telah mengadakan penilaian keamanan dengan para pejabat militer dan keamanan tingkat tinggi untuk membahas serta menuntaskan masalah tersebut.

img_title Istri Netanyahu Digugat Jenderal Israel, Gara-gara Pernyataan soal Serangan Hamas

Insiden baru-baru ini telah membangkitkan kembali ingatan akan gelombang balon pembakar dan layang-layang yang diluncurkan dari Gaza pada tahun-tahun sebelumnya, yang memicu kebakaran di lahan pertanian di Israel selatan.

Uri Epstein, seorang pemimpin komunitas perbatasan Gaza yang banyak di antaranya diserang oleh Hamas pada 7 Oktober 2023, mengatakan kepada Channel 12 bahwa 'setelah insiden 7 Oktober, dirinya tidak akan lagi mentolerir kata-kata, semuanya akan baik-baik saja'. "Tanda-tandanya sudah jelas. Itu adalah tanggung jawab militer (Israel) untuk bertindak tegas dan tepat Waktu," ungkap Uri.

Ilustrasi Selat Hormuz.

Iran Tidak Akan Buka Kembali Selat Hormuz Selama Trump dan Netanyahu Masih Berkuasa

Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz selama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih berkuasa

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut