Komentari Cara Israel Perang Lawan Hamas, Eks Menhan Inggris Dicap Antisemit

Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris Ben Wallace.
Sumber :
  • Tatler.com

London – Mantan Menteri Pertahanan Inggris dituduh antisemit oleh seorang pensiunan perwira militer Inggris dan editor Jewish Chronicle, setelah ia mengkritik pembunuhan massal warga sipil yang dilakukan Israel di Gaza.

img_title Menteri Keamanan Israel Disebut Jadi Biang Kerok Netanyahu Kehilangan Suara

Anggota parlemen dari Partai Konservatif dan mantan Menteri Pertahanan Ben Wallace, awalnya mengecam pemerintah Israel atas tindakan mematikan mereka di Gaza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallace juga mengatakan bahwa jalur perang yang Israel lakukan saat ini berisiko meradikalisasi umat Islam di seluruh dunia.

img_title Eisenkot Berupaya Gulingkan Netanyahu, Bagaimana Nasib Israel dan Palestina Jika Ia Berkuasa?

Israel diketahui telah menargetkan rumah sakit, sekolah, bangunan tempat tinggal, dan tempat ibadah dalam perang brutalnya di Jalur Gaza, yang menewaskan hampir 20.000 warga Palestina dalam sepuluh minggu.

Namun, setelah melontarkan komentarnya, Wallace mendapati dirinya diserang oleh surat kabar Jewish Chronicle yang berbasis di London.

img_title Benjamin Netanyahu Tak Habis Pikir Politik Israel Berubah Cepat, Ternyata Ini Faktor Kunci Kemenangan Partai Arab

VIVA Militer: Persekusi tentara Israel terhadap warga sipil Palestina

Photo :
  • independent.co.uk

Menanggapi pendapat Wallace, Jewish Chronicle menerbitkan artikel opini dengan kata-kata tegas yang ditulis oleh mantan perwira militer Inggris dan komentator sayap kanan Richard Kemp.

Kemp adalah salah satu pendukung vokal pemerintah Israel, yang telah menghabiskan waktu bersama pasukan Israel di Gaza dan mengepalai UK Friends of the Association for the Wellbeing of Israel’s Soldiers, yang didanai oleh tentara Israel.

Sebelumnya, pendapat politisi Inggris itu ditulis dalam sebuah artikel yang berjudul ‘Taktik Netanyahu melemahkan Israel'.

Dalam artikel tersebut, Wallace menguraikan dukungannya terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri, sesuai dengan pendirian pemerintah Inggris. Namun, dia juga menyebut kampanye militer Netanyahu terkesan tindakan yang kasar dan tidak pandang bulu.

“Apa yang saya katakan adalah Israel perlu menghentikan metode serangan yang kasar dan tidak pandang bulu ini.  Dan mereka perlu memerangi Hamas secara berbeda,” tulisnya, dikutip dari The New Arab, Kamis, 21 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallace kemudian membandingkan masalah ini dengan kampanye Inggris melawan IRA di Irlandia Utara dan menegaskan kembali dukungannya terhadap solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina.

“Duta Besar Israel dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada solusi dua negara. Dia salah. Pasti ada. Ini telah menjadi jawabannya sejak terbentuknya negara Israel modern,” katanya mengacu pada komentar duta besar Israel untuk Inggris, Tzipi Hotovely baru-baru ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut