ISIS Tembaki 20 Pejuang Bersenjata Palestina hingga Tewas di Suriah

Pasukan ISIS di Suriah (Doc: The Cradle)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Suriah – Setidaknya 20 pejuang dari Liwa al-Quds, sebuah kelompok bersenjata Palestina yang mendukung tentara Suriah, tewas ketika bus mereka disergap oleh militan tak dikenal di pedesaan timur Kegubernuran Homs di Suriah. Hal itu diungkapkan oleh Sputnik, pada Jumat, 19 April 2024.

Ebrahim Raisi, Almarhum Presiden Iran yang Ancam Lenyapkan Israel dari Peta Dunia

Koresponden Sputnik menambahkan bahwa penyergapan tersebut dilakukan oleh militan yang kemungkinan berafiliasi dengan ISIS.

Pihak Rusia keluarkan potret pelaku ISIS terorisme di Moskow

Photo :
  • X
Iran Umumkan Hari Berkabung Nasional 5 Hari Usai Presiden Raisi Meninggal Dalam Kecelakaan

Para militan diketahui menyerang bus tersebut dengan senapan mesin berat dan peluru artileri B7 ketika bus itu sedang melakukan perjalanan dari desa Al-Koum ke kota Al-Sukhnah di gurun Badia timur dekat Palmyra.

Beberapa anggota Liwa al-Quds juga terluka parah, sehingga jumlah korban tewas mungkin bertambah.

Israel Bantah Terlibat Dalam Insiden Jatuhnya Helikopter Presiden Iran

Tentara Suriah mengirim bala bantuan ke daerah tersebut dan memulai operasi penyisiran ekstensif untuk mencari kemungkinan kelompok yang berafiliasi dengan ISIS.

Gurun Badia dekat Al-Suknah terletak di utara kawasan “dilindungi” sepanjang 55 kilometer, yang mengelilingi pangkalan militer ilegal AS di Al-Tanf di perbatasan Suriah, Irak dan Yordania.

Pasukan pro-Suriah tidak diizinkan memasuki zona lindung dan dibom oleh pesawat tempur AS jika mencoba melakukannya.

Sementara itu, pemerintah Suriah dan Rusia menuduh AS melatih militan ISIS dan kelompok bersenjata bayaran lainnya di zona lindung dan mengizinkan mereka menggunakannya sebagai basis serangan terhadap pasukan Suriah di tempat lain di wilayah gurun Badia.

Militer Rusia telah mendukung upaya tentara Suriah untuk mengalahkan ISIS sejak tahun 2015. Pada hari Kamis, 18 April 2024, Mayor Jenderal Rusia Yuri Popov mengkonfirmasi bahwa Angkatan Udara Moskow menghancurkan tiga pangkalan militan di daerah terpencil di Kegubernuran Homs.

"Angkatan Udara Rusia menghancurkan tiga pangkalan militan yang meninggalkan daerah Al-Tanf dan bersembunyi di daerah yang tidak dapat diakses di pegunungan Al-Amur di Kegubernuran Homs," kata Popov, dikutip dari The Cradle, Sabtu, 20 April 2024.

Dalam beberapa bulan terakhir, ISIS telah meningkatkan operasinya, menargetkan warga sipil, tentara, dan pasukan yang mendukung tentara Suriah.

Serangan ISIS terhadap pasukan Suriah terjadi bersamaan dengan perang bayangan Israel yang sedang berlangsung dengan Iran, termasuk di Suriah.

VIVA Militer: Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)

Photo :
  • syriaaccountability.org

Pada 1 April, Israel mengebom konsulat Iran di Damaskus, dan membunuh seorang jenderal terkemuka Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).

Iran merespons pekan lalu dengan meluncurkan ratusan drone dan rudal ke Israel, merusak pangkalan udara Nevatim dan pusat pengumpulan intelijen di gunung Jabal al-Sheikh di perbatasan Lebanon.

Suriah sendiri adalah bagian dari pasukan Poros Perlawanan, bersama dengan Iran, Hizbullah, Ansarallah, dan Perlawanan Islam di Irak, yang berupaya melawan genosida Israel di Gaza.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya