Pasukan Oposisi Berlakukan Jam Malam di Damaskus

Anti-Pemerintah Kuasai Ibu Kota Damaskus, Suriah (Doc: ANews)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Damaskus, VIVA – Pasukan oposisi Suriah telah memberlakukan jam malam di ibu kota, Damaskus, setelah mereka berhasil menguasai kota tersebut.

img_title IAEA Bongkar Temuan Mengejutkan di Suriah, Ada Beberapa Ton Material Nuklir yang Bisa Disalahgunakan

"Jam malam akan berlaku mulai pukul 16.00 hingga 05.00 setiap hari," kata oposisi, dikutip dari Samaa Tv, Minggu, 8 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini bertujuan untuk mengonsolidasikan kendali saat pemberontak memperkuat posisi mereka setelah kampanye 11 hari yang berpuncak pada jatuhnya rezim Presiden Bashar al-Assad, yang menandai perubahan dramatis dalam konflik Suriah.

img_title Sepupu Eks Presiden Suriah Bashar Assad Divonis Mati

Kelompok bersenjata anti-rezim yang menentang rezim presiden Bashar al-Assad

Photo :
  • NBC News

Diketahui, selama 11 hari terakhir, pasukan oposisi, termasuk kelompok jihad Hayat Tahrir al-Sham (HTS), meraih kemenangan telak dalam 11 hari terakhir saat mereka menguasai wilayah-wilayah penting di Suriah.

img_title Mantan Presiden Suriah Bashar Al-Assad Divonis Mati Atas Kejahatan Kemanusiaan

Penaklukan Aleppo: Pasukan oposisi melancarkan serangan di Suriah utara, mengamankan Aleppo, kota terbesar Suriah, dalam beberapa hari pertama.

Homs Dikepung: Pada pertengahan kampanye, pemberontak bergerak maju ke selatan, dengan cepat menguasai Homs, kota terbesar ketiga, dalam upaya strategis menuju Damaskus.

Deir ez-Zor dan Palmyra Direbut: Para pemberontak mengamankan wilayah Deir ez-Zor yang kaya minyak dan merebut kota bersejarah Palmyra, serta memutus jalur pasokan utama pemerintah.

Daraa dan Serangan Selatan: Pasukan menguasai Daraa, tempat lahirnya pemberontakan Suriah, mempererat cengkeraman mereka di selatan.

Jatuhnya Damaskus: Serangan terakhir ke Damaskus dimulai akhir minggu lalu, dengan laporan yang mengonfirmasi Presiden Bashar al-Assad meninggalkan ibu kota pada 7 Desember.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok pemberontak sekarang mengklaim kendali penuh atas Damaskus dan telah menyatakan pemerintah Suriah secara efektif telah dibubarkan. Komandan HTS Ahmed Al-Sharaa mengeluarkan arahan yang melarang aktivitas militan di lembaga publik dan menyerukan keberlanjutan pemerintahan melalui mantan Perdana Menteri Mohammad al-Jalali.

Sebagai informasi, jam malam dipandang sebagai upaya untuk menjaga ketertiban di ibu kota saat faksi oposisi mengonsolidasikan kekuasaan.

Israel Serang Depot Minyak Iran

AS Peringatkan Israel Tak Serang Iran!

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan Israel agar tidak menyerang Iran. Israel juga diminta untuk mempertahankan tingkat de-eskalasi dengan Suriah saat ini

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut