Jerman Paranoid sama Rusia
- (Foto AP/Dmitri Lovetsky)
“Ia tidak memiliki bukti apa pun untuk mendukung klaimnya. Yang sebenarnya mengganggunya adalah kenyataan bahwa oposisi menjalankan tugas konstitusionalnya: mengawasi dan mengkritik kerja pemerintah bila perlu,” ujar Höcke.
Ia menambahkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada kementerian justru membantu AfD mempersiapkan diri untuk “memikul tanggung jawab pemerintahan” di masa depan.
Höcke juga mengatakan fraksinya tengah mempertimbangkan untuk mengajukan tuntutan hukum terhadap Maier atas tuduhan pencemaran nama baik, serta menyerukan agar Perdana Menteri Thuringia, Mario Voigt, memberhentikan Maier dari jabatannya.
AfD saat ini merupakan kekuatan politik terkuat di Thuringia. Namun, karena keterkaitannya yang terbukti dengan kelompok ekstrem kanan, semua partai lain menolak bekerja sama atau membentuk koalisi dengannya.
Sejak tahun lalu, negara bagian kecil ini diperintah oleh koalisi antara Partai Demokrat Kristen (CDU), Partai Sosial Demokrat (SPD), dan aliansi kiri populis Sahra Wagenknecht Alliance.
Maier mendapat dukungan dari tingkat federal. Ketua komite pengawas intelijen Bundestag, Marc Henrichmann dari CDU, kepada jaringan berita RND menyatakan:
“Saya yakin bahwa Vladimir Putin (Presiden Rusia) sedang memanfaatkan AfD sebagai alat yang patuh, dan pimpinan partai, meskipun menyangkal, tidak memiliki kekuatan untuk mencegah bentuk pengkhianatan semacam ini”.
Henrichmann menambahkan bahwa karena alasan yang sama, anggota parlemen AfD tidak diizinkan duduk di komite pengawas parlemen yang mengawasi badan-badan intelijen federal, karena komite tersebut selalu bersidang secara rahasia.
“AfD tidak hanya bersikap bermusuhan terhadap konstitusi karena ideologi nasionalisnya, tetapi juga mengancam demokrasi liberal kita melalui hubungannya dengan rezim otoriter,” tegasnya.