Iran Bantah Jatuhkan Hukuman Mati ke Pendemo Anarkis

Ilustrasi hukuman gantung di Iran
Sumber :
  • Daily Mail

Teheran, VIVA – Otoritas pengadilan Iran membantah laporan mengenai adanya vonis hukuman mati yang dijatuhkan kepada individu yang terlibat dalam unjuk rasa besar-besaran di negara tersebut, demikian laporan media nasional IRIB, Kamis, 15 Januari 2026.

img_title Terkuak Arahan Mojtaba Khamenei, Militer Iran Siap Respons Tanpa Batas Geografis

Menurut laporan IRIB, individu tersebut, Erfan Soltani, ditahan pada 10 Januari di tengah unjuk rasa yang terjadi dan didakwa atas keikutsertaaan dalam sebuah konspirasi terhadap keamanan internal negara dan menyebarkan propaganda anti-pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hukuman atas tindak pidana tersebut adalah kurungan penjara, bukan hukuman mati, kata IRIB, yang turut melaporkan bahwa Soltani kini ditahan di penjara pusat Karaj, di dekat Teheran.

img_title Protes di Prancis Belum Padam, Setidaknya 64 Demonstran Terluka

Unjuk rasa besar-besaran terjadi di sejumlah wilayah Iran sejak akhir Desember 2025 di tengah kekhawatiran atas inflasi yang melonjak akibat pelemahan mata uang rial.

Gelombang unjuk rasa semakin membesar sejak 8 Januari menyusul seruan dari Reza Pahlavi, anak dari Shah Iran yang digulingkan dalam revolusi 1979.

img_title AS-Iran Memanas, Trump Sebut Fasilitas Nuklir Bisa Dihancurkan dalam 10 Menit

Pada hari yang sama, akses internet dilaporkan diblokir di seantero Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sejumlah kota di Iran, pengunjuk rasa yang meneriakkan slogan anti-pemerintah bentrok dengan pihak kepolisian. Ada laporan yang menyebutkan bahwa baik sejumlah petugas keamanan maupun pengunjuk rasa menjadi korban jiwa dalam rangkaian protes kali ini.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap rakyat Iran apabila diperlukan, serta mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran apabila pengunjuk rasa dibunuh. (ant)

Kolase Foto Mojtaba Khamenei dan Donald Trump

Trump Incar Target Baru di Iran, Mojtaba Khamenei Peringatkan AS Perang Bisa Lebih Panjang

Iran memperingatkan bahwa perang baru dengan AS bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya. Pernyataan ini merupakan respon atas sikap Trump soal Iran

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut