WHO Berharap AS Bisa Kembali Aktif di Badan Kesehatan PBB

Logo WHO.
Sumber :
  • WHO

Jakarta, VIVA – Organisasi Kesehatan Dunia alias World Health Organization (WHO), menyesalkan keputusan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang telah menarik diri atau keluar dari badan PBB tersebut.

img_title PBB Soroti Risiko Indonesia Gabung Board of Peace, Francesca Albanese Minta Prabowo Pertimbangkan Ulang

Dalam pernyataannya, WHO berharap agar AS dapat kembali berpartisipasi secara aktif di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keputusan tersebut membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman," sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi WHO, Minggu, 25 Januari 2026.

img_title Trump Klaim Dukungannya Dongkrak Suara Netanyahu di Pemilu Israel

Presiden AS Donald Trump saat memaparkan operasi Absolute Resolve di Venezuela

Photo :
  • White House

Sebagai informasi, AS secara resmi telah mengumumkan penarikan diri atau mundur dari WHO, pada 22 Januari 2026.

img_title Trump Larang Penggunaan Istilah AI, Diganti Jadi Super Intelligence

Keputusan itu ambil pemerintah Paman Sam, tepat satu tahun setelah Presiden AS, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses tersebut.

Kantor Sekretaris Jenderal PBB menyatakan bahwa AS tidak lagi berpartisipasi dalam kegiatan WHO.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pernyataan itu kemudian diklarifikasi dengan menyebutkan bahwa AS belum memenuhi seluruh persyaratan mundur secara formal. Hal itu termasuk memberitahukan WHO secara tepat waktu dan menyelesaikan pembayaran iuran.

Pada Kamis lalu, AS mengumumkan telah menyelesaikan proses pengunduran diri dari keanggotaan WHO, yang mereka tuding salah urus pandemi COVID-19 dan memiliki kerentanan terhadap pengaruh politik.

Jet Tempur AS, F-4 Phantom.

AS Kirim 10 Pesawat Militer ke Timur Tengah, Iran Bakal Digempur Lagi?

Amerika Serikat (AS) mengirim 10 pesawat angkut militer ke pangkalan udara di wilayah Negev selatan, yang dijajah Israel, di tengah persiapan kemungkinan serangan ke Iran

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut