Mojtaba Khamenei Ancam Serang Pangkalan Militer AS

Putra Ali Khamenei, Mojtaba Hosseini Khamenei
Sumber :
  • New York Times

Iran, VIVA –Mojtaba Khamenei merilis pernyataan pertamanya Kamis 12 Maret 2026 pasca dilantik sebagai Pimpinan Tertinggi Iran yang baru. Dalam pernyataan perdananya itu, Mojtaba menegaskan bahwa selat Hormuz harus tetap ditutup. Tindakan ini dilakukan sebagai tekanan terhadap Amerika Serikat.

img_title AS-Iran Memanas, Trump Sebut Fasilitas Nuklir Bisa Dihancurkan dalam 10 Menit

Dalam pernyataannya yang dibacakan oleh seorang pembawa berita di televisi pemerintahan Iran, Mojtaba memperingatkan bahwa pangkalan militer AS bisa diserang jika tetap beroperasi di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyarankan mereka menutup pangkalan itu sesegera mungkin, karena seharusnya sekarang sudah jelas bahwa klaim Amerika tentang menciptakan keamanan dan perdamaian hanyalah kebohongan belaka," ujarnya seperti dikutip dari laman NDTV, Jumat 13 Maret 2026.

img_title Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan, Oposisi Israel Wanti-wanti Perang Baru dengan Iran

Dia juga berjanji akan membalas mereka yang tewas dalam perang dan menyatakan bahwa Iran akan ‘mendapatkan kompensasi’ dari musuhnya. Ia menambahkan bahwa jika musuh menolak, Iran akan 'mengambil aset mereka' atau menghancurkannya secara setara.

“Sejauh ini, sebagian kecil dari pembalasan ini sudah terlihat wujudnya, tapi sampai tuntas, hal ini akan tetap menjadi prioritas kami,” kata Khamenei.

img_title Iran Tetapkan AU dan AL Inggris Organisasi Teroris

Mengenai Kematian Ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei

Mengenai ayahnya yang dibunuh, ia mengatakan kematian ayahnya menunjukkan bahwa sang Ali Khamenei selalu berbicara jujur dan memiliki karakter yang luar biasa. Ia berjanji akan melanjutkan jalan yang telah ditempuh ayahnya.

“Saya mendapat kehormatan untuk melihat jasadnya setelah menjadi syahid, yang saya lihat adalah gunung keteguhan, dan saya diberitahu bahwa tinju dari tangan utuhnya masih terkatup,” kata Khamenei tentang almarhum Pemimpin Tertinggi.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur dan akan melawan dengan kekuatan penuh, serta akan membalas bukan hanya kematian Ayatollah Ali Khamenei, tetapi juga setiap warga yang kehilangan nyawa dalam perang.

“Kami tidak akan melupakan pembalasan atas darah para syuhada,” tambahnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khamenei juga menyampaikan terima kasih kepada kelompok bersenjata sekutu Iran di berbagai wilayah, termasuk di Lebanon, Irak, dan Yaman.

“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para pejuang ‘Front Perlawanan’,” kata Khamenei, merujuk pada kelompok Houthi di Yaman, kelompok Hezbollah di Lebanon, serta kelompok sekutu di Irak.

Flávio Bolsonaro

Trump Bilang Flavio Bolsonaro Bisa Tinggal di AS Selama yang Dia Mau

Flavio Bolsonaro, putra mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, kalah dalam putaran kedua pemilihan presiden pekan lalu dari petahana Luiz Inacio Lula da Silva.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut