Wapres JD Vance Peringatkan Iran Jangan Mempermainkan AS dalam Perundingan Damai

Wakil Presiden AS JD Vance terbang ke Pakistan gelar pembicaraan dengan Iran
Sumber :
  • Ist

Kunjungan Vance terjadi ketika gencatan senjata sementara yang rapuh tampaknya berada di ambang kehancuran. Jurang pemisah antara tuntutan publik Iran dan tuntutan dari AS dan mitranya Israel tampaknya tidak dapat didamaikan. Dan di AS, di mana Vance mungkin akan meminta suara pemilih dalam dua tahun ke depan untuk menjadikannya presiden berikutnya, ada tekanan politik dan ekonomi yang semakin besar untuk menyelesaikannya.

img_title Sekutu Teluk Mulai Murka, Donald Trump Dituding Bawa Timur Tengah ke 'Neraka'

Vance didampingi oleh utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner, yang ikut serta dalam tiga putaran pembicaraan tidak langsung dengan negosiator Iran yang bertujuan untuk menyelesaikan kekhawatiran AS tentang program nuklir dan senjata balistik Teheran serta dukungannya terhadap kelompok teror proksi di Timur Tengah sebelum Trump dan Israel melancarkan perang 28 Februari melawan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gedung Putih hanya memberikan sedikit detail tentang format pembicaraan — apakah akan langsung atau tidak langsung — dan belum memberikan harapan spesifik untuk pertemuan tersebut.

img_title Intip Kesepakatan Baru Iran dan Oman soal Selat Hormuz

Namun, kedatangan Vance untuk negosiasi menandai momen langka keterlibatan tingkat tinggi pemerintah AS dengan pemerintah Iran. Sejak Revolusi Islam pada tahun 1979, kontak paling langsung terjadi ketika Presiden AS Barack Obama, pada September 2013, menghubungi Presiden Iran yang baru terpilih, Hassan Rouhani, untuk membahas program nuklir Iran.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Donald Trump Deklarasikan 'D-Day Ekonomi' buat Iran: Operasi Paling Mematikan dalam Sejarah

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun untuk perluas kampanye mengisolasi Iran.

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut