Donald Trump Deklarasikan 'D-Day Ekonomi' buat Iran: Operasi Paling Mematikan dalam Sejarah

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.
Sumber :
  • White House

VIVA – Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun yang memperluas kampanyenya untuk mengisolasi Iran dan memperingatkan pihak yang membantu Teheran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang berat.

img_title AS Selundupkan Tanker Minyak di Bawah Hidung Iran

“Tidak ada seorang pun memberikan kesempatan lebih besar kepada Republik Islam Iran untuk membuat kesepakatan selain saya. Tragisnya bagi mereka, mereka gagal memanfaatkannya,” kata Trump melalui platform Truth Social miliknya, Kamis, 20 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oleh karena itu, saat ini, saya mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun! Ini akan menjadi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ucap Trump.

img_title Jika Donald Trump Menyerang Lagi, Iran: Perang Bisa Melebar ke Eropa

Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.

“Hari ini, saya juga mengumumkan bahwa negara mana pun yang mengizinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar,” tambahnya.

img_title Donald Trump Ancam Rebut Greenland, Denmark Kirim Ratusan Pasukan

Trump secara khusus menyebut penyelundupan minyak, fasilitas pertukaran keuangan, transfer uang tunai, tempat penukaran mata uang, registrasi kapal, serta perusahaan kedok sebagai aktivitas yang harus dihentikan.

“Semua itu harus dihentikan sekarang,” tegasnya.

Presiden AS tersebut juga mengklaim bahwa kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan parah.

“Angkatan laut mereka sudah tidak ada, angkatan udara mereka hancur, dan pabrik-pabrik militer mereka kini tinggal puing-puing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Trump menggambarkan mata uang Iran “tidak bernilai” dan mengatakan negara itu berada di ujung tanduk.

Trump menyebut kampanye tersebut sebagai “D-Day ekonomi” dan mendesak sekutu-sekutu AS untuk bergabung dengan Washington dalam mengisolasi Iran.

“Kita membutuhkan seluruh sekutu kita untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menutup pernyataannya dengan kembali menegaskan sikap pemerintahannya mengenai program nuklir Iran.

“Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” ujarnya.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Ditanya soal Kim Jong Un, Trump Maki-Maki Jurnalis Senior Gedung Putih

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memaki seorang wartawan saat sesi temu media di Ruang Oval Gedung Putih baru-baru ini usai ditanyai mengenai presiden Kim Jong Un

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut