UE: Risiko Hantavirus di Eropa Masih Rendah

Penumpang kapal persiar terinfeksi wabah hantavirus tiba di Tenerife, Spanyol
Sumber :
  • Reuters

VIVA – Komisi Eropa berupaya meyakinkan publik bahwa risiko hantavirus bagi masyarakat Eropa masih rendah. Juru bicara Komisi Eropa Eva Hrncirova selama konferensi pers harian, Senin, mengatakan keyakinan itu berdasarkan penilaian terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

img_title Pemukim Israel Bertopeng Disebut Serang Diplomat Eropa Saat Memanen Zaitun

"Berdasarkan penilaian terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), risiko hantavirus bagi masyarakat Eropa saat ini dinilai rendah," kata Hrncirova dalam konferensi pers dilansir Eunews, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa perlindungan kesehatan publik tetap menjadi prioritas utama Komisi Eropa. "Komisi bekerja tanpa lelah untuk mengoordinasikan respons Eropa," ujarnya

img_title Pede dengan Kekuatan TNI, Prabowo Bandingkan dengan Eropa: Mereka Punya 30 Angkatan Perang, Kita Satu

"Kami menyatukan Negara-negara Anggota, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, Organisasi Kesehatan Dunia, dan mitra G7 untuk memastikan respons terpadu yang terutama didasarkan pada data ilmiah," tambahnya.

Menurut Hrncirova, Uni Eropa (UE) telah mengoordinasikan penerbangan pemulangan warga negara anggota dari kapal pesiar MV Hondius sepanjang akhir pekan.

img_title Rusia Tegas ke Negara-negara Eropa: Kami Siap Melawan Jika Ingin Berperang

Empat penerbangan dioperasikan pada Minggu melalui Mekanisme Perlindungan Sipil Uni Eropa dengan menggunakan skema transportasi khusus serta penerapan seluruh protokol kesehatan yang diperlukan.

Langkah itu dilakukan untuk melindungi penumpang, awak pesawat, petugas operasional, dan masyarakat selama proses repatriasi berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2 Mei 2026, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), diberitahu tentang wabah penyakit pernapasan parah di atas kapal MV Hondius, kapal pesiar berbendera Belanda yang membawa penumpang dan awak dari 23 negara. Hingga 11 Mei, total sembilan kasus hantavirus telah dilaporkan, tujuh di antaranya terkonfirmasi, dan dua lainnya kemungkinan besar.

Seorang wanita dibawa ke Paris dalam kondisi serius, dan tiga orang meninggal dalam beberapa hari terakhir. Sementara itu, pada 10 Mei, kapal tersebut tiba di pelabuhan Granadilla, Tenerife, di Kepulauan Canary, dan dari sana, evakuasi penumpang dan awak ke negara asal mereka masing-masing sedang berlangsung.

Demonstrasi di Prancis Memanas

Demo Besar Guncang Prancis hingga Belgia, WNI Diingatkan Tak Ikut-ikutan Turun ke Jalan

Menlu RI Arrmanatha Nasir mengingatkan WNI di Eropa agar tidak terlibat unjuk rasa dan kegiatan politik, serta mengikuti imbauan keamanan KBRI dan pemerintah setempat.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut