PBB Terancam Kehabisan Uang Tunai!

Bendera PBB
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

New York, VIVA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan kehabisan dana tunai pada Agustus dan sedang menunggu kontribusi untuk beroperasi seusai September. Hal ini diungkap Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Perencanaan Program, Keuangan, dan Anggaran, Chandramouli Ramanathan, Rabu.

img_title PBB Peringatkan Bahaya AI, Soroti Ancaman yang Bisa Berdampak ke Indonesia

"Dalam anggaran reguler, kami juga hampir tidak memiliki dana tunai. Kami tidak memiliki dana tunai setelah Agustus, September. Uang sudah habis. Kami menunggu pengumpulan dana untuk bertahan setelah September," kata Ramanathan dalam konferensi pers.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, apa pun yang terjadi, kemungkinan besar kita akan mengakhiri tahun ini dengan nol dana tunai, yang berarti hampir tidak bisa bertahan dengan anggaran yang dikurangi," tambahnya.

img_title Misteri Rp250 Juta dari PCNU Nias, KPK Telusuri Dugaan Kaitannya dengan Muktamar NU

Ramanathan mengatakan PBB akan menghadapi krisis pada September kecuali AS dan China membayar kontribusi mereka, tetapi bahkan jika mereka membayar, dana akan habis pada akhir tahun 2026.

"Jika salah satu dari mereka tidak membayar tepat waktu, kita akan menghadapi sedikit krisis pada September. Tetapi jika mereka tidak membayar sama sekali atau membayar kurang dari jumlah semula, maka kita akan menghadapi sedikit tantangan di akhir tahun," kata Ramanathan.

img_title Khalid Basalamah Akui Setor Uang ke KPK Terkait Kasus Korupsi Haji, Totalnya Tembus 554.500 Dolar AS

"Namun, bahkan jika keduanya membayar, kita akan mengakhiri tahun dengan hampir semua uang tunai kita habis," katanya lagi. (Ant)

VIVA Militer: Patroli militer Korea Selatan di Zona Demarkasi Militer (DMZ)

Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan meningkat pekan ini setelah Pyongyang mengirim surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut