Jalur Selatan Selat Hormuz Dipasangi Ranjau

Ilustrasi Selat Hormuz
Sumber :
  • VIVA/Davro

Teheran, VIVA – Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebbi, mengatakan bahwa jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.

img_title Harga Minyak Dunia Bangkit usai Laporan Serangan AS ke Iran, Brent Tembus US$105

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran, termasuk di Teheran, setiap kali Republik Islam itu melancarkan serangan terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau akan menghancurkan investasi Anda. Jangan terjebak oleh tipu daya Amerika Serikat,” kata Mohebbi.

img_title Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

Sebelumnya, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ahmad Bakhshayesh Ardestani, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dengan mencoba mengalihkan lalu lintas melalui jalur selatan (Oman), AS memicu eskalasi saat ini, karena Teheran menginginkan kapal untuk transit melalui jalur Iran.

Sementara itu, Komando Pusat Khatam al-Anbiya Iran kembali menegaskan bahwa jalur perairan Selat Hormuz masih ditutup bagi pelayaran. Jika nantinya diputuskan untuk membuka kembali jalur tersebut, seluruh kapal diwajibkan melintas melalui rute yang telah ditetapkan oleh Iran.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Adapun pada malam menuju 18 Juni, Teheran dan Washington menandatangani sebuah memorandum yang mengatur penghentian konflik yang dimulai pada 28 Februari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sejak 8 Juli, pasukan Amerika Serikat kembali melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah. Presiden Donald Trump kemudian menyatakan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran tidak lagi berlaku. (Ant)

Presiden AS Donald Trump.

Iran-AS Belum Resmi Berdamai, Harga Minyak Dunia Sehari Jatuh Terendah Dalam Tiga Bulan Terakhir

Sehari jelang Pemilu Sela Amerika Serikat pada 4 November kabar baik sudah berhembus. Harga minyak dunia serempak turun dalam sehari terakhir ke tingkat harga terendah

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut