India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

CEO Meta Platform, Mark Zuckerberg
Sumber :
  • REUTERS/Mike Blake TPX IMAGES OF THE DAY/File Photo

New Delhi, VIVA – Komite Parlemen India untuk Komunikasi dan Teknologi Informasi memberi waktu tiga hari kepada CEO Meta, Mark Zuckerberg untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas pemblokiran sementara unggahan Perdana Menteri Narendra Modi di Facebook.

img_title Heboh Rumor Xi Jinping Disebut Alami Stroke hingga Tinggalkan BRICS Lebih Dulu

India Today pada Rabu melaporkan bahwa komite yang dipimpin Nishikant Dubey menyebut pemblokiran unggahan sang perdana menteri pada 23 Juli sebagai serangan terhadap demokrasi yang ditujukan kepada pemimpin negara berpenduduk sekitar 1,4 miliar jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Juli lalu, Meta sempat membatasi akses terhadap video unggahan Modi yang ditujukan kepada para pelajar India terkait kebocoran soal ujian nasional.

img_title TVS Temui Prabowo, Bawa Rencana Motor Listrik dan Etanol

Perusahaan itu kemudian memulihkan unggahan tersebut dengan alasan terjadi kesalahan teknis serta menyampaikan permintaan maaf resmi.

Namun, Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India menilai penjelasan tersebut “tidak memuaskan”.

img_title Prabowo: BRICS Bakal Bawa Masa Depan Negara-negara Global South Tentukan Arah Pembangunan

Mengutip sumber yang mengetahui persoalan itu, India Today melaporkan bahwa komite tersebut memperingatkan Meta bahwa jika tidak memenuhi permintaan maaf dalam waktu tiga hari, pemerintah dapat mempertimbangkan pencabutan kekebalan Safe Harbor (perlindungan hukum) bagi platform atas konten buatan pengguna.

Langkah itu berpotensi membuka jalan bagi pertanggungjawaban pidana terhadap perwakilan Meta di India.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pada Selasa, The Economic Times melaporkan bahwa pemerintah India telah memanggil jajaran pimpinan Meta untuk membahas insiden pemblokiran unggahan Modi dan meminta penjelasan mengenai langkah-langkah perusahaan dalam memberantas konten pornografi anak di platformnya.

India juga disebut sebelumnya telah mengirimkan permintaan klarifikasi kepada Meta terkait isu tersebut. (Ant)

Pabrik mobil Tata Motors di India

Mobil Baru Bermasalah Berkali-kali, Diler Disuruh Balikin Duit Rp400 Jutaan

Mobil listrik Rp500 jutaan bermasalah dan disebut sempat mati mendadak. Setelah berkali-kali diperbaiki, pengadilan memerintahkan dealer mengembalikan sekitar Rp466 juta.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut