Mantan Menhan Teriak supaya Pilpres segera Digelar

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy
Sumber :
  • REUTERS/Yves Herman

Mykhailo Fedorov sempat ditawari posisi lain di pemerintahan, termasuk sebagai wakil perdana menteri yang menangani inovasi militer. Namun, ia menegaskan hanya bersedia kembali sebagai menhan. Jabatan tersebut kini diisi oleh Yevhenii Khmara.

img_title 3 Negara Besar Punya Urusan dengan Alien

Kiprah Fedorov di Bidang Teknologi Militer

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum menjadi menhan, Fedorov dikenal sebagai menteri transformasi digital. Pada awal invasi skala penuh Rusia, ia membantu membentuk “Tentara TI Ukraina”, kelompok sukarelawan yang melakukan serangan siber terhadap Rusia.

img_title Kisah Legendaris: Bogem Mentah Daud Yordan Guncang Rusia

Ia kemudian memimpin kampanye penggalangan dana Army of Drones. Fedorov juga memperkenalkan konsep gamifikasi dalam perang dengan membuat sistem yang memberikan kredit kepada unit militer Ukraina berdasarkan keberhasilan mereka menyerang target Rusia.

Saat menjadi menhan, fokusnya terhadap drone, teknologi perang, dan modernisasi pengadaan tetap menjadi prioritas. Ia bahkan meminta pendiri SpaceX, Elon Musk, untuk mencegah Rusia menggunakan satelit Starlink dalam operasi drone.

img_title Harga Minyak Dunia Anjlok, Rusia Siap Banjiri Pasar dengan Pasokan Diesel

Tak lama setelah dicopot dari jabatannya, Mykhailo Fedorov menuliskan sejumlah pencapaiannya di Facebook. Ia menegaskan akan terus membantu Ukraina menghadapi musuh melalui strategi asimetris, kecepatan inovasi, dan kekuatan organisasi.

Kini, setelah menyerukan pemilu dan perubahan politik, perhatian publik Ukraina kembali tertuju kepadanya. Meski belum menyatakan keinginan untuk mencalonkan diri sebagai presiden, Fedorov telah muncul sebagai salah satu tokoh yang paling vokal dalam menantang arah pemerintahan Volodymyr Zelenskyy di tengah perang.

Flávio Bolsonaro

Kabur usai Kalah Pilpres Brasil, Flavio Bolsonaro Dapat Visa AS

Politikus sayap kanan Brasil Flavio Bolsonaro, yang kalah dalam pilpres, akan mendapatkan visa untuk memasuki Amerika Serikat (AS) beserta keluarganya

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut