Israel Terus Berulah di Palestina
- AP Photo/Oded Balilty
- Membelah Wilayah Palestina: Memutus konektivitas antara Tepi Barat bagian utara dan selatan, serta menghalangi terbentuknya wilayah perkotaan terpadu yang menghubungkan Ramallah, Yerusalem Timur, dan Betlehem.
- Ancaman Penggusuran: Lebih dari 40 komunitas warga Badui Palestina di area tersebut terancam kehilangan tempat tinggal dan terisolasi dari keluarga mereka.
- Membunuh Solusi Dua Negara: Mengikis harapan pencapaian kesepakatan damai berbasis Two-State Solution.
Latar Belakang Konflik
Sejak merebut Tepi Barat dan Yerusalem Timur dalam Perang Timur Tengah 1967, Israel telah membangun sekitar 160 permukiman yang kini dihuni oleh 700.000 warga Yahudi, berbatasan langsung dengan sekitar 3,3 juta warga Palestina.
Meski sempat menunda rencana pembangunan di E1 selama berdekade-dekade akibat tekanan internasional, pembangunan permukiman kembali melonjak tajam sejak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali memimpin pemerintahan koalisi sayap kanan pada akhir 2022.