Tepi Barat Makin Terjepit akibat Ulah Israel

Tentara Israel di Betlehem, Tepi Barat, Palestina.
Sumber :
  • reuters.com

VIVA - Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman menyatakan Israel telah mengeluarkan perintah militer untuk menyita 37,5 dunam (3,75 hektare) tanah Palestina di wilayah tengah Tepi Barat yang diduduki guna memperluas situs militer yang sudah ada.

img_title Laporan UNICEF: Serangan Israel Tewaskan Lebih dari 340 Anak di Gaza Sejak Gencatan Senjata

Melalui pernyataan pada Minggu, komite itu menyampaikan bahwa tanah yang ditargetkan di kota Beitunia tersebut terletak berbatasan dengan pemukiman ilegal Israel, Beit Horon, dan dekat dengan Rute 443.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peta militer menunjukkan bahwa bidang-bidang tanah dan jalan yang tercakup dalam perintah tersebut membentuk satu kawasan yang saling terhubung dengan situs militer yang sudah ada, kata komisi tersebut, seperti dikutip dari Anadolu Ajansi, Senin, 31 Agustus 2026.

img_title Brutal! 3 Juta Buku Lenyap akibat Serangan Israel di Lebanon, Puluhan Perpustakaan Hancur

Perintah itu memberikan hak penguasaan dan penggunaan penuh atas lahan tersebut kepada seorang pejabat Kementerian Pertahanan Israel selama 60 hari sejak tanggal penandatanganan.

Para pemilik lahan Palestina dan pihak lain yang terdampak keputusan tersebut memiliki waktu tujuh hari setelah pemeriksaan lapangan untuk mengajukan keberatan kepada otoritas Israel. Mereka juga dapat mengajukan permintaan biaya penggunaan atau kompensasi, menurut komisi tersebut.

img_title Kemlu RI Buka Suara Usai Israel Tolak Pesawat yang Diawaki Pilot WNI

Komisi itu juga menjelaskan bahwa perintah penyitaan semacam itu secara formal tidak mengalihkan kepemilikan, tetapi merampas hak penguasaan dan penggunaan tanah dari pemilik warga Palestina, serta menempatkannya di bawah kendali langsung militer Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan pula bahwa langkah terbaru ini mencerminkan perluasan infrastruktur militer yang digunakan untuk melindungi pemukiman Israel dan mengamankan daerah sekitarnya.

Pada Juli 2026, Israel mengeluarkan 31 perintah penyitaan yang menargetkan sekitar 831 dunam (83,1 hektare) tanah Palestina di seluruh Tepi Barat yang diduduki, termasuk hampir 115 dunam (11,5 hektare) di wilayah kegubernuran Ramallah dan Al-Bireh, menurut komisi tersebut.

Ilustrasi Pesawat Boeing 777X

Ancaman Bom, Pesawat dari Tel Aviv ke Wina Mendarat Darurat di Bulgaria

Pesawaat Austrian Airlines dengan nomor penerbangan OS82 tujuan Tel Aviv, Israel menuju Wina Austria harus melakukan pendaratan darurat di Bulgaria usai ancaman bom

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut