PBB Tegaskan AI Bisa Jadi Ancaman Bagi Umat Manusia

Ilustrasi AI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA – Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk menegaskan bahwa Kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia sehingga perlu segera ditangani dan jadi sorotan utama.

img_title Ledakan AI dan Cloud Computing Membawa Peluang Baru Bagi Data Center

Dilansir dari Sputnik, Selasa, 8 September 2026. Turk menyampaikan pernyataan tersebut dalam sesi ke-63 Dewan HAM PBB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sependapat dengan kekhawatiran para pelaku industri bahwa AI canggih dapat menimbulkan risiko eksistensial bagi umat manusia. Saya menyerukan upaya habis-habisan untuk memastikan jaminan kuat atas keselamatan dan keamanan AI sebelum terlambat," kata Turk, menurut keterangan kantornya.

img_title Ketika AI Menjadi Teman Curhat Digital, Mengapa Sebagian Orang Merasa Lebih Nyaman Berbicara dengan Mesin?

Dia menambahkan akan mengirim surat terkait hal tersebut kepada seluruh perusahaan pengembang AI terkemuka dalam beberapa hari mendatang. Pada saat yang sama, Turk juga menyoroti bahwa hanya segelintir orang yang memiliki "kekuasaan hampir tidak terbatas atas AI."

"Setidaknya, kita membutuhkan negara-negara tempat AI dikembangkan dan negara-negara yang terlibat dalam rantai pasoknya untuk bersama-sama menyepakati batas-batas yang tidak boleh dilanggar," kata Turk.

img_title Dari Pabrik Chip hingga Pusat Data AI, Inilah Medan Pertempuran Baru yang Jarang Terlihat oleh Publik

Pada Desember 2025, Kepala Ekonom Biro Regional Asia-Pasifik Program Pembangunan PBB (UNDP) Philip Schellekens memperingatkan bahwa penggunaan AI untuk kepentingan militer dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Schellekens menekankan perlunya regulasi yang sangat bertanggung jawab untuk mengendalikan penggunaan AI di bidang militer.

Pada Januari 2025, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga menyebut AI yang tidak terkendali akan menjadi ancaman eksistensial, bersama dengan perubahan iklim dan senjata nuklir. (Ant)

Ilustrasi kecerdasan buatan (AI).

Siapa Pengguna AI Terbesar di Indonesia? Golongan Ini Tempati Posisi Teratas

Hasil survei menunjukan Generasi Z menjadi kelompok pengguna AI terbesar dengan proporsi 43,7 persen. Penggunaan AI untuk kebutuhan edukasi dan pembelajaran juga melonjak

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut