Larangan Berpuasa China Picu Serangan di Turki

Cihan Yavus di depan restorannya yang diserang.
Sumber :
  • Hurriyet Daily News
VIVA.co.id
img_title Buru Teroris, China Gunakan Senjata Penyembur Api
- Restoran China di Istanbul, Turki, diserang oleh sekelompok orang yang memprotes kebijakan pemerintah China, terhadap minoritas Muslim Uighur di Xinjiang, termasuk larangan berpuasa selama Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Pemerintah China Tewaskan 28 Muslim Uighur

Dikutip dari laman
img_title China Tuding Ratusan Muslim Uighur Gabung ISIS
Hurriyet Daily News, Jumat, 3 Juli 2015, pemilik restoran adalah Cihan Yavus, warga dan orang asli Turki, yang menginvestasikan tabungan hari tuanya untuk membangun restoran itu.

Juru masak di restoran itu bahkan orang Muslim Uighur, sehingga menurut dia, serangan itu salah sasaran dan tidak berdasar. "Pelanggan kami yang terbanyak ada Muslim Indonesia. Hanya sebagian kecil dari China," kata Yavus.

Enam orang pelaku serangan disebut Yavus, mendesak mereka untuk meninggalkan permukiman itu. "Kami tidak mau ada restoran China di sini," kata Yavus, mengulang ancaman para pelaku serangan.

Mereka menuntut restoran dengan nama Happy China itu ditutup. Serangan terjadi setelah ketegangan antara pemerintah Turki dan China, terkait kebijakan terhadap minoritas Uighur yang disebut mengalami penindasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi, para pelaku serangan sepertinya terlalu gelap mata, karena yang mereka jadikan sasaran justru saudara sebangsa mereka, bahkan pekerja Uighur yang diklaim sedang mereka bela.
Hello Kitty.

China Miliki Restoran Resmi Pertama Hello Kitty

Restoran ini terletak di mal di Jalan Nanjing, Shanghai, China.

img_title
VIVA.co.id
6 April 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut