Kampus di Pakistan Diserang Teroris, 19 Tewas

Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id - Kelompok teroris meledakkan bom di Universitas Bacha Khan, di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, Rabu, 20 Januari 2016. Sejumlah tembakan juga terdengar. Akibat serangan itu, 19 orang dikabarkan tewas.

Menurut petugas keamanan, selama beberapa jam, suara tembak menembak terus terdengar di dalam kampus, dan dua ledakan terdengar.

Deputi Inspektur Jenderal Saeed Wazir mengatakan setidaknya tiga orang mahasiswa tewas di tempat saat kejadian. Sementara itu, juru bicara petugas medis mengatakan, mereka sudah membawa delapan jasad dari lokasi tersebut.

Empat pelaku tewas dalam tembak menembak dengan petugas keamanan. Militer juga telah ditempatkan di seluruh area kampus, hingga dua blok di luar area. Polisi mengatakan, jumlah penyerang di lantai dua dan lantai tiga bisa jadi lebih banyak dari penyerang yang terdapat di lantai satu.

Menurut keterangan polisi, yang dikutip Reuters, kelompok teroris tersebut mengenakan penutup wajah dan jaket tebal.

China Kutuk Serangan Bom Rumah Sakit di Pakistan

Memanjat dinding kampus sebelum meereka memasuki gedung dan melepaskan tembakan ke arah mahasiswa dan dosen yang berada di dalam ruang kelas.

Polisi menegaskan, sekitar 70 persen dari mereka yang berada di dalam kampus telah berhasil dievakuasi.

"Sebagian besar mahasiswa telah berhasil dievakuasi dari dalam gedung tersebut, namun kelompok militan itu masih bersembunyi dalam tempat-tempat yang berbeda di dalam kampus. Beberapa mahasiswa dan staf masih terjebak di dalam," kata polisi.

Korban Ledakan Pakistan Bertambah Jadi 55 Orang

Pihak kepolisian juga tak bisa memberi penjelasan, berapa jumlah penyerang yang masih berada di dalam kampus.

Stasiun televisi di Pakistan terus menayangkan adegan tentara yang memasuki kampus dan sejumlah ambulan yang terparkir di luar gerbang. Termasuk sejumlah orang tua yang menunggu di luar kampus dan mengkhawatirkan nasib anak mereka.

Wakil Rektor Fazal Rahim mngatakan kepada wartawan, Universitas Bacha Khan memiliki 3.000 mahasiswa. Saat kejadian, diperkirakan juga ada 600 pengunjung dari luar kampus yang datang untuk menghadiri acara pembacaan puisi.

Shabir Khan, seorang dosen bahasa Inggris, mengatakan ia berhasil lari keluar kampus saat terdengar tembakan.

"Kebanyakan mahasiswa dan dosen masih berada di dalam ruang kelas saat tembakan terdengar," kata Shabir.

Korban Tewas Ledakan Rumah Sakit di Pakistan Bertambah

"Saya tak tahu apa yang terjadi, tapi saya mendengar petugas keamanan mengatakan kepada seseorang melalui telpon, di dalam sana banyak yang tewas dan terluka," Shabir menambahkan.

Bukan kali ini Pakistan mendapat serangan teror dalam skala besar. Akhir 2014, negara ini berduka ketika sekelompok militan menyerang sebuah sekolah yang berlokasi di komplek tentara di Peshawar.

Lebih dari 100 siswa dan guru tewas. Kelompok militan Taliban mengaku berada di balik serangan tersebut. (ase)

Ledakan bom kembali terjadi di kota Quetta, Pakistan.

Pakistan Diteror Bom Lagi, 13 Orang Terluka

Senin lalu serangan bom menewaskan 70 orang.

img_title
VIVA.co.id
11 Agustus 2016