RI-Australia Berantas Kejahatan Lewat 'Bali Process'

Hasan Kleib (kiri) dan Arrmanatha Nassir
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rebecca Reiffi Georgina
VIVA.co.id
img_title Indonesia Ajarkan Australia Cara Tangani Terorisme
- Untuk membicarakan dan mencari solusi mengenai isu-isu kejahatan yang terjadi di dunia, Indonesia dan Australia akan menghelat '

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bali Process'
img_title Indonesia dan Australia Intensif Bicarakan Terorisme
pada 22-23 Maret 2016 mendatang di Pulau Dewata Bali.

Direktur Jenderal Multilateral dari Kementerian Luar Negeri RI, Hasan Kleib, menjelaskan forum ini merupakan pertemuan tingkat Menteri yang diadakan setiap dua atau tiga tahun sekali dan diketuai oleh Indonesia.

img_title Wisatawan Indonesia dan Australia Cetak Sejarah

"Bali Process tahun ini berharap adanya outcome berupa aksi untuk menjawab isu-isu kejahatan internasional termasuk co-chair summary dan langkah-langkahnya," kata Hasan, Kamis, 4 Febuari 2016 di gedung Kemlu RI, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasan menerangkan, terdapat 45 negara dan tiga organisasi internasional yang tergabung dalam Bali Process termasuk negara-negara dari Eropa.  Belanda,  sudah mengkonfirmasi akan hadir.

"Pertemuan ini dihadiri oleh negara asal, negara transit, dan negara tujuan dari kasus-kasus penyelundupan atau perdagangan manusia. Dengan demikian akan ada banyak pandangan yang bisa disampaikan, hal ini juga menandakan dibutuhkannya usaha bersama untuk menangani isu kejahatan tersebut," kata Hasan. (ren)

Indonesia dan Australia

Australia Siapkan Program 5.000 Doktor untuk Indonesia

Indonesia direncanakan untuk menjadi pusat studi Islam.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut