AS Bantu Korsel Tingkatkan Sistem Pertahanan Rudal

Departemen Pertahanan AS atau Pentagon.
Sumber :
  • Dok. US Department of Defense
VIVA.co.id
- Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon mengatakan AS akan membantu Korea Selatan meningkatkan sistem pertahanan rudal
Terminal High Altitude Area Defence System (THAAD)
dalam waktu dekat.


Dilansir dari
BBC
, Selasa, 9 Febuari 2016, Pentagon mengatakan "perisai" AS tersebut akan membantu Korea Selatan dalam mengimbangi ancaman dari Korea Utara yang selalu mengintai mereka, terlebih sejak diluncurkannya roket jarak jauh pada Minggu kemarin.


Kedua negara segera memulai negosiasi resmi atas THAAD yang berada dekat perbatasan dengan Korea Utara. "Kami ingin memulainya secepat mungkin. Dan kami sudah mulai melakukan konsultasi dengan Korsel dan berharap dapat bekerja secepatnya," kata Juru Bicara Pentagon, Peter Cook.

Rudal THAAD diklaim mampu bekerja dengan baik untuk menembakkan rudal antibalistik terhadap rudal musuh, baik di dalam atau di luar atmosfer bumi. Ini merupakan jawaban atas peluncuran roket Korea Utara yang dianggap sebagai langkah untuk mengembangkan rudal balistik antarbenua yang disinyalir mampu menyerang daratan AS.

Presiden AS, Barack Obama, mengatakan tidak terkejut dengan adanya peluncuran roket Korea Utara ke luar angkasa, dan pihaknya sudah lama memperhatikan sikap dari negara pimpinan Kim Jong-Un itu sejak lama.

Tebakan Beruang Putih 'Peramal' Soal Trump Benar

"Mereka rezim otoriter, dan tindakan ini (peluncuran roket) adalah provokatif. Mereka berulang kali melanggar Resolusi PBB dengan menguji dan memproduksi senjata nuklir, dan sekarang mereka berusaha untuk menyempurnakan sistem peluncuran rudal mereka," kata Obama. (one)

Gelombang Aksi Protes Terpilihnya Presiden AS Donald Trump.

Tanggapan Muslim di Afrika atas Menangnya Trump

Amerika Serikat sedang mengalami degradasi moral.

img_title
VIVA.co.id
12 November 2016