Wilayah Diterobos Nelayan China, Malaysia Panggil Dubes

Kapal Penjaga Pantai China di wilayah Laut China Selatan yang menjadi sengketa.
Sumber :
  • REUTERS/Erik De Castro

VIVA.co.id – Malaysia memanggil Duta Besar China untuk menyatakan keprihatinan mereka atas pelanggaran wilayah yang dilakukan nelayan asal Negeri Tirai Bambu. Pekan lalu, kantor berita negara Malaysia dan pejabat penjaga pantai mengatakan mereka melihat sejumlah besar kapal berbendera China memasuki wilayah perairan Malaysia dari wilayah Laut China Selatan.

img_title Filipina di Pusaran Konflik Laut China Selatan

Dikutip dari kantor berita Reuters, Kamis, 31 Maret 2016, pemanggilan tersebut dilakukan pada hari ini, 31 Maret 2016. Kementerian Luar Negeri Malaysia menegaskan bahwa sejumlah besar kapal nelayan China berbendera yang terlihat di perairan Malaysia, dan perahu disertai oleh kapal China Coast Guard.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri Malaysia, saat pemanggilan itu, Malaysia meminta klarifikasi serta menyampaikan kekhawatiran Malaysia atas masalah ini. Namun tak ada penjelasan soal jawaban yang diberikan China pada Malaysia atas pemanggilan tersebut.

img_title China soal Latihan Militer Besar-besaran AS-Filipina dan Jepang: Asia Pasifik Butuh Perdamaian

China mengklaim sebagian besar Laut Cina Selatan, di mana wilayah tersebut menjadi jalur perdagangan dengan nilai perdagangan hingga US$5 triliun setiap tahun. Negara tetangga China di Asia, seperti Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, juga ikut mengklaim sebagian wilayah Laut china Selatan. (ms)

Kapal China di Laut China Selatan

FSI Ungkap Potensi Kerugian Triliunan Rupiah Akibat Klaim China di Natuna

Klaim China di Laut China Selatan dinilai tidak hanya memicu persoalan kedaulatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut