Inggris dan AS Minta Warganya Tak Pergi ke Filipina

Ilustrasi.
Sumber :
  • www.philstar.com

VIVA.co.id – Amerika Serikat dan Inggris mengeluarkan peringatan atau travel warning kepada warganya. Mereka memperingatkan warga untuk menjauhi wilayah Filipina selatan.

img_title Tanggapi Travel Warning Korsel, Kapolda Tegaskan Bali Aman

Dilansir melalui Fox News, Jumat, 22 April 2016, kedua pemerintahaan menduga kelompok ekstremis berada di balik penyanderaan terhadap 18 anak buah kapal (ABK) dari negara Indonesia dan Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Luar Negeri AS memperingatkan warganya untuk menunda perjalanan ke wilayah Filipina.

img_title Inggris Keluarkan Travel Warning 2026, Indonesia Masuk Dalam Daftar

"Hal ini terkait ancaman yang cukup tinggi terhadap wisatawan internasional, peningkatan ancaman pembajakan maritim terhadap kapal-kapal kecil, dan kekerasan terkait dengan pemberontakan dan terorisme di sana," kata pihak Kemenlu AS dalam sebuah pernyataan.

Peringatan yang sama juga ternyata telah dilontarkan Pemerintah Inggris Rabu lalu.

img_title Australia Perbarui Travel Warning ke RI, Minta Warganya Waspada saat ke Bali

Kelompok militan Abu Sayyaf diduga membajak kapal dan menyandera 18 ABK asal Indonesia dan Malaysia dalam serangan terpisah. Hal ini  memicu ketegangan di sekitar wilayah perairan Filipina.

Dinia Adrianjara

Suasana di  Bandara Internasional Al-Maktoum, Dubai.

AS Keluarkan "Travel Warning" ke UEA Usai Serangan Drone Iran

AS mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) ke Uni Emirat Arab (UEA) setelah peringatan potensi ancaman serangan udara Iran di wilayah tersebut pada Senin.

img_title
VIVA.co.id
5 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut