Siap-siap, WikiLeaks Mau Bongkar Rahasia Politik Turki

Para tentara pasukan Turki menyerah setelah kudeta militer gagal.
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

VIVA.co.id – Situs spesialis bocoran arsip, WikiLeaks, menyatakan pihaknya akan membongkar dokumen-dokumen struktur kekuasaan politik Turki. Ini menyusul kudeta gagal akhir pekan lalu, yang menewaskan ratusan orang dan ribuan lainnya luka-luka, dengan lebih dari 7.500 tersangka ditahan.

Terlibat Kudeta, 104 Prajurit Turki Dipenjara seumur hidup

"Bersiaplah (Turki). Kami akan merilis lebih dari ratusan ribu dokumen struktur kekuasaan politik Anda," kata pihak WikiLeaks, melalui akun resmi di twitter, seperti yang diberitakan Al Jazeera, Selasa 19 Juli 2016.

Menurut WikiLeaks, tahap awal perilisan terdiri dari 300 ribu email dan 500 ribu dokumen. Sebagian besar material dalam bahasa Turki.

Staf Konsulatnya Ditangkap, AS Hentikan Visa ke Warga Turki

WikiLeaks juga mengatakan bahwa pemerintah Turki kemungkinan besar akan berusaha untuk menyensor distribusi dokumen, dan mendesak masyarakat untuk "memotong" setiap upaya pemerintah yang akan memblokir akses ke dokumen tersebut.

"Pemerintah Turki kemungkinan akan menyensor dokumen, untuk mencegah masyarakat membaca rilis dokumen politik yang mengarah ke kudeta," tulis WikiLeaks.

Turki Kembali Pecat Ribuan Polisi, Dosen, dan PNS

Pengumuman ini mendapatkan respons beragam dari pengguna twitter, khususnya di kalangan masyarakat Turki.

Beberapa orang mengatakan, kebocoran data tersebut pada akhirnya dapat membantu memberikan penjelasan mengenai upaya kudeta.

Ada yang menyatakan bahwa dokumen-dokumen itu kemungkinan besar palsu, dan akan digunakan untuk membuat Presiden Recep Tayyep Erdogan dan pemerintahannya terlihat "lemah", atau bahkan bersalah.

Beberapa pengguna twitter juga menuduh WikiLeaks justru mendukung upaya kudeta.

Namun demikian, situs media internasional yang berbasis di Swedia itu menanggapi dengan menjaga netralitas dan dukungan, untuk membuka akses informasi.

(ren)

 

Langkah pembersihan yang diumumkan pada hari Minggu (08/07) ini merupakan yang terbaru setelah upaya kudeta militer yang gagal dua tahun silam. - Getty Images

Turki Kembali Pecat Ribuan Tentara dan Polisi

Tindakan itu diambil untuk mengurangi ancaman pada keamanan nasional.

img_title
VIVA.co.id
8 Juli 2018