China Protes Kerjasama Pertahanan AS-Korea Selatan

Peluncur THAAD.
Sumber :
  • http://www.artileri.org/

VIVA.co.id – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, mengkritik langkah Korea Selatan yang mendukung sistem pertahanan anti-rudal canggih milik AS, untuk melawan ancaman dari Korea Utara. China beranggapan, langkah tersebut merugikan kepercayaan kedua negara.

img_title Korea Utara Dituding FBI Bobol Binance hingga Rp113 Triliun, Begini Nasib Dana Pengguna

Pengumuman Korea Selatan dan Amerika Serikat bulan ini yang menyatakan akan mengerahkan Terminal High Altitude Area Defence (THAAD), menuai protes dari Beijing karena akan menggangu stabilitas keamanan regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan untuk mengerahkan THAAD, merupakan langkah terbaru untuk menekan Korea Utara, namun China khawatir, sistem radar dapat melacak kemampuan militer negaranya. Rusia juga menentang langkah ini.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

"Baru-baru ini langkah pihak Korea Selatan telah merugikan dasar saling percaya antara kedua negara," kata Wang seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin 25 Juli 2016.

Wang dan Menlu Korea Selatan, Yun Byung-se, bertemu pada Minggu malam di sela-sela pertemuan ASEAN Ministerial Meeting (AMM) di Vientiane, Laos.

img_title Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

Yun mengatakan kepada Wang bahwa langkah tersebut bertujuan untuk melindungi keamanan Korea Selatan dan tidak akan merusak kepentingan keamanan China.

Sebelumnya Korsel dan AS telah mengatakan THAAD hanya akan digunakan dalam pertahanan terhadap rudal balistik Korea Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama beberapa bulan terakhir, Korut telah meluncurkan serangkaian rudal. Meski dibayangi sanksi dari Dewan Keamanan PBB, namun Pyongyang tetap melakukan peluncuran rudal dan nuklir miliknya.  Korea utara juga berada di bawah sanksi Dewan Keamanan PBB pada Maret, setelah Pyongyang meluncurkan nuklir keempat pada Januari lalu, dan peluncuran roket jarak jauh pada bulan berikutnya.

(ren)

Kim Yo-jong, adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un

Korut Murka Dituding Curi Kripto Binance, Adik Kim Jong Un Sebut AS Lakukan Provokasi

Korea Utara membantah tuduhan AS terkait pencurian kripto di Binance. Kim Yo Jong menyebut tuduhan Washington sebagai provokasi politik. Baca di sini selengkapnya

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut