Bom Turki di Pesta Pernikahan, 22 Tewas, 94 Terluka

Kerumunan warga usai bom Turki di pesta pernikahan.
Sumber :
  • STR

VIVA.co.id – Puluhan orang dilaporkan tewas dalam serangan militer di sebuah pesta pernikahan di Turki. Laporan menyebutkan jika 22 orang tewas dalam ledakan bom yang terjadi di Gaziantep, dan 94 orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban Tewas Akibat Ledakan di Turki Meningkat Jadi 38 Orang

Gaziantep sendiri merupakan wilayah yang selama ini banyak dimukim oleh warga Kurdi. Wilayah ini terletak 64 kilometer dari perbatasan Suriah. Kasus ini tentu mengingatkan pada Mei lalu, di mana terjadi bom bunuh diri yang menewaskan dua personel polisi.

Dilansir BBC, Minggu, 21 Agustus 2016, Pemerintah Turki menyebut kejadian terbaru sebagai serangan teror dan mengatakan ini terjadi karena bom bunuh diri. Gubernur wilayah di Gaziantep menyebut, ledakan di sebuah pernikahan itu telah menewaskan sedikitnya 22 orang.

Jokowi: Jangan Ada Ruang di Indonesia untuk Terorisme

"Ada orang yang kehilangan nyawa mereka dan kami memiliki informasi awal menunjukkan itu adalah serangan bom," kata Pimpinan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa di Parlemen Gaziantep.

Sejauh ini, belum diketahui apakah kelompok ISIS ada di balik serangan teror ini, karena belum ada kelompok yang menyatakan berada di belakang pemboman itu. Tetapi, sumber-sumber pemerintah mengatakan itu bisa saja dilakukan oleh ISIS, yang memiliki koperasi di kota perbatasan Gaziantep.

Kemlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Ledakan Turki

Sementara itu, seorang pejabat Turki tak menampik akan serangan bom di Gaziantep. "Ledakan itu terjadi saat pesta pernikahan. Menurut informasi awal upacara itu diadakan di luar ruangan. Tujuan teror adalah untuk menakut-nakuti orang, tapi kami tidak akan membiarkan ini. Ini penyerangan barbar dalam sebuah pesta pernikahan," kata Wakil Perdana Menteri Mehmet Simsek, yang juga mewakili Gaziantep di parlemen Turki.

Salah satu peristiwa ledakan bom di Turki

Bom Meledak Lagi di Turki, Tak Ada Korban WNI

Di dalam bus di depan Universitas Erciyes.

img_title
VIVA.co.id
18 Desember 2016