Matikan Pengeras Suara, Turis Belanda Ditahan di Myanmar

Ilustrasi penjara
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Soal pengeras suara ternyata jadi masalah juga di Myanmar. Namun pemrotesnya bukanlah warga, tapi seorang turis.

img_title Terkuak! WN Selandia Baru Ngamuk di Musala Gili Trawangan Ternyata Overstay

Seorang turis Belanda Klaas Haytema, yang sedang berlibur di Mandalay, Myanmar, merasa terganggu saat hotel tempatnya menginap menyiarkan acara keagamaan melalui pengeras suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari BBC, Haytema mungkin butuh  istirahat, namun suara para biksu yang terdengar melalui pengeras suara mengganggunya. Warga yang berada di lokasi acara mengatakan Haytema lalu memutus kabel begitu saja.

img_title Heboh Suara Desahan di Kandang Timnas Indonesia, Petugasnya Dipecat

Tindakan warga Belanda ini membuat warga marah. Massa lalu berkumpul di depan hotel. Polisi yang mendapat laporan lalu menuju hotel dan menahan Haytema sebelum ada tindakan main hakim sendiri dari warga.

Polisi di Myanmar mengatakan Haytema didakwa melecehkan agama dan terbuka juga untuk pelanggaran lain seperti pelanggaran imigrasi. Jika terbukti bersalah, Haytema bisa divonis penjara dua tahun.

img_title Bangunkan Sahur Gunakan Suara Tak Pantas Remaja Masjid dan Santri di Tangerang Ribut
Ilustrasi masjid

Parlemen Israel Setujui RUU Larangan Azan Pakai Pengeras Suara

Cassif menegaskan aturan yang membatasi azan tidak akan disahkan. RUU tersebut masih harus melewati tiga tahap pemungutan suara sebelum menjadi undang-undang.

img_title
VIVA.co.id
2 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut