Penyakit Langka, Bayi Ini Tidak Punya Bola Mata

Tangan bayi.
Sumber :
  • pixabay/stocksnap

VIVA.co.id – Liu Peihua tidak pernah menyangka akan melahirkan seorang bayi laki-laki dengan keadaan tidak sempurna. Saat melahirkan pada 20 September lalu putranya lahir tanpa jaringan mata.

img_title Lee Dong Gun Didiagnosis Penyakit Langka yang Tak Dapat Disembuhkan

Dikutip dari laman Metro.co.uk, bayi Peihua diyakini mengidap Anopthalmia, keadaan di mana bayi lahir kehilangan matanya baik satu atau dua dari lubang matanya. Kondisi ini merupakan satu hal yang langka, karena hanya menyerang satu dari 100 ribu bayi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tempat asalnya, Guangzhou, China, Peihua tidak henti mencari sejumlah ahli untuk mengobati kondisi putranya.

img_title IPMG Tegaskan Komitmen Kolaborasi Proses Pendaftaran Obat-obatan Inovatif dan Obat Penyakit Langka

Bayi yang di kalangan media China dijuluki 'bayi tanpa mata' ini diketahui tidak menunjukkan indikasi mengalami kondisi ini sebelum kelahirannya.

Meski kondisi ini memprihatinkan, namun keluarga Peihua tetap menatap masa depan dan berharap ada donasi yang dapat membantu membuat rencana masa depan putra mereka.

img_title Sempat Ditolak FK UNAIR, Menkes Budi Ungkap Alasan Datangkan Dokter Asing

Melahirkan putra dengan kondisi seperti ini sangat membuat Peihua terpuruk. Namun, ia mengaku putranya tetap menangis ketika meminta susu seperti bayi-bayi normal lain.

Diketahui, anophthalmia berarti hilangnya mata. Seorang bayi bisa lahir tanpa satu atau dua mata di lubang matanya. Kondisi langka ini biasanya terjadi selama kehamilan dan bisa dihubungkan dengan kelahiran cacat lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini bisa disebabkan mutasi genetik dan kromoson abnormal. Selain itu, para peneliti percaya bahwa faktor lingkungan seperti paparan sinar X, bahan kimia, obat-obatan, pestisida, bahan beracun, radiasi, atau virus dapat meningkatkan risiko anopthalmia. Namun, penelitian ini belum mendapatkan hasil pasti.

Sayangnya, belum ada pengobatan yang dapat mengembalikan penglihatan pada anak yang terkena anopthalmia. Dia harus terus menjalani pemeriksaan di rumah sakit dan menjalani banyak prostetik mata untuk memastikan tulang dan jaringan lembut di sekitar lubang mata tumbuh dengan baik dan untuk memperbaiki penampilan.

Ilustrasi obat

Ternyata Ini Tantangan yang Dihadapi Warga Indonesia Hidup dengan Penyakit Langka

Sekitar 25 juta warga Indonesia hidup dengan penyakit langka. Regulasi sudah ada, namun implementasinya lambat, sehingga akses diagnosis dan perawatan masih terbatas.

img_title
VIVA.co.id
4 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut