Korut Tingkatkan Pembangunan Kamp 'Neraka'

Gambar satelit enam menara di kamp 25 di Korea Utara
Sumber :
  • amnesty.org

VIVA.co.id – Sebuah foto satelit menunjukkan Pemerintah Korea Utara tengah meningkatkan pembangunan kamp penjara yang kejam, dengan menambah enam pos penjagaan baru dan pusat krematorium. Pembangunan ini berlangsung di tengah kecaman lembaga internasional, atas penyiksaan dan pelecehan di negara terisolir tersebut.

img_title Ketegangan Memanas, Artileri Korea Utara Terlihat di Dekat Perbatasan

Kelompok Amnesty Internasional memperoleh gambar satelit tersebut di atas wilayah Kwanliso 15 dan Kwanliso 25, yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas di kedua wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan PBB, Korea Utara (Korut) telah melakukan kekejaman di dalam kamp-kamp penahanan, seperti pemerkosaan, pembunuhan bayi, penyiksaan dan kelaparan secara sengaja.

img_title Serangan Siber Lumpuhkan Internet Korea Utara, Lebih dari 40 Situs Pemerintah Tak Bisa Diakses

"Citra satelit menunjukkan temuan adanya kerja paksa dan penahanan di Kwanliso Korea Utara. Mereka juga menggunakan infrastruktur fisik pemerintah untuk melakukan kekejaman," kata Mikha Farfour, analis citra untuk Amnesty Internasional, seperti dikutip dari Telegraph.

Sebagian besar penjara di Korut diperkirakan menahan 120 ribu tahanan yang diyakini sebagai tahanan politik, yang kebanyakan dijebloskan ke penjara hanya karena mengkritik rezim. Pembelot Korut yang berhasil lolos dari penjara mengatakan bahwa para narapidana dipaksa bekerja sampai mati, sementara beberapa diperintahkan membunuh anak-anak mereka sendiri untuk mengurangi jumlah mulut yang perlu diberi makan.

img_title Ramai! Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal akibat Pendarahan Otak

"Puluhan ribu orang yang ditahan di kamp mengalami penderitaan yang tak terbayangkan. Mereka dipaksa bekerja, kekurangan gizi merajalela, hukuman kekerasan, pemerkosaan dan bahkan eksekusi," kata pihak Amnesty.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemerintah Korea Utara masih menyangkal keberadaan kamp-kamp neraka tersebut. Namun tahun demi tahun, berbagai organisasi internasional mengklaim telah mendokumentasikan dan memiliki foto jaringan mengenai keberadaan kamp tersebut dari luar angkasa.

 Gambar satelit krematorium di kamp 25 di Korea Utara

Bitcoin.

Korea Utara Dituding FBI Bobol Binance hingga Rp113 Triliun, Begini Nasib Dana Pengguna

Binance mengklaim telah mengganti 90 persen dana pengguna yang dicuri dalam peretasan US$6,3 miliar. FBI menyebut kelompok peretas Korea Utara sebagai pelakunya.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut