Tewas Setelah Digigit Kucing Sakit

Ilustrasi seekor kucing.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Seorang wanita di Jepang dinyatakan tewas akibat penyakit menular Trombositopenia Syndrome (SFTS) setelah digigit kucing sakit, Insiden ini dikhawatirkan menjadi kasus pertama ada manusia yang tewas karena penularan penyakit yang diakibatkan gigitan kucing. Namun, bisa juga akibat kutu yang dibawa oleh hewan mamalia tersebut.

img_title Kucing Cimi yang Viral Hilang Dibawa Pedagang Mi Ayam Ditemukan

Kematian perempuan itu sebenarnya sudah terjadi tahun lalu. Namun penyebabnya baru diumumkan Kementerian Kesehatan Jepang hari ini, demikian ungkap stasiun berita BBC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut BBC, wanita berusia 50-an tahun itu diketahui mengobati seekor kucing liar yang sakit. Namun, 10 hari kemudian, dia meninggal dunia karena demam tinggi dengan diagnosa penyakit SFTS. Dia pun diduga sempat digigit kucing sakit tersebut.

img_title Viral! Tukang Mi Ayam di Bekasi Diamankan Gegara Dugaan Curi Kucing Persia, tapi Kucingnya Hilang

Biasanya penyakit ini dibawa oleh kutu. Tapi dengan tidak adanya gigitan kutu yang terdeteksi, dokter menganggap penyakit itu bisa saja terkontak via kucing.

"Tidak ada laporan tentang kasus penularan dari hewan ke manusia yang telah dilakukan sejauh ini," kata seorang pejabat Kementerian Kesehatan Jepang. "Masih belum dikonfirmasi virus itu berasal dari kucing, tapi mungkin itu menjadi kasus pertama," ujarnya menambahkan.

img_title Jarang Terekspos! Inul Daratista Punya Rutinitas Khusus Bareng Kucing Kesayangan, Sudah Dianggap Seperti Keluarga

SFTS adalah penyakit menular yang relatif baru yang muncul di China, Korea dan Jepang. Virus ini dikatakan memiliki tingkat kematian hingga 30 persen dan akan menyerang dengan sangat parah pada orang berusia di atas 50 tahun. Menurut media Jepang, SFTS pertama kali terjadi di negara ini pada 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan bahwa penyebab kematian perempuan tersebut merupakan kasus yang jarang terjadi. Tapi mereka memperingatkan warga untuk berhati-hati saat berhubungan dengan hewan dalam kondisi fisik yang buruk.

Secara global, gigitan kutu banyak dikaitkan dengan transmisi penyakit Lyme (infeksi penyakit yang disebabkan oleh bakteri Borrelia) yang dapat menyebabkan penyakit parah dan kematian jika tidak diobati. (ren)

Ilustrasi kucing

Kucing Mengejan tapi Urine Tak Keluar? Waspada FLUTD, Bisa Mengancam Nyawa

Pemilik kucing perlu waspada ketika hewan peliharaannya mengalami perubahan kebiasaan buang air kecil. Kucing yang bolak-balik ke kotak pasir, mengejan terlalu lama

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut