Kelompok Suku Terasing Dibunuh dan Dimutilasi Penambang Emas

Hutan rimba Amazon di Brasil.
Sumber :
  • REUTERS/Ricardo Moraes

VIVA.co.id – Kasus pembunuhan 10 orang suku Amazon yang disebut disembelih dan dimutilasi oleh para pekerja tambang kini tengah diproses oleh Kejaksaan Brasil. Terungkapnya kasus itu didorong oleh organisasi perlindungan suku pedalaman di Brasil bernama Funai.

img_title Nasib Pembunuh Cucu Mpok Nori, Hakim Jatuhkan Vonis 20 Tahun Penjara

Menurut laman Independent, pada saat itu disebutkan bahwa sekelompok suku terisolasi yang berada di wilayah Amazon sedang mengumpulkan bahan makanan dan telor di sepanjang sungai di wilayah terpencil. Namun kemudian diketahui mereka sempat ke perkemahan atau tempat tinggal para penambang emas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah itu diketahui bahwa setidaknya ada 10 orang suku primitif yang dibunuh oleh para pekerja tambang. Funai bahkan menyatakan bahwa pekerja tambang sempat menunjukkan potongan lengan bertato yang disebutkan merupakan bagian tubuh suku Amazon untuk sesumbar karena bisa membunuh mereka. Hal itu dilaporkan terjadi di perbatasan tak jauh dari Kolombia.

img_title 2 Anggota KKB Pelaku Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo Berhasil Ditangkap

"Sungguh pamer yang kejam dan menjijikkan," kata salah satu Koordnator Funai, Leila Silvia Burger.

Sementara para pekerja tambang membela diri dan mengatakan bahwa pilihan saat berhadapan dengan suku terisolasi adalah membunuh atau terbunuh.

img_title Kabur ke Malaysia Usai Diduga Bunuh Perempuan di Surabaya, Buron Ini Akhirnya Dipulangkan ke Indonesia

Jaksa Pablo Luz de Beltrand membenarkan bahwa penyelidikan terhadap kasus pembantaian suku primitif tersebut sudah dibuka. Selain itu dia mengatakan ada laporan sejenis yang masuk pada Februari lalu. Dia berharap bukti dan informasi soal kasus itu bisa menjerat dan menjebloskan pembunuh suku terasing ke balik jeruji besi. (ren)

Ilustrasi polisi

Bharada Valdo Ditembak dan Digorok, Pengacara Curiga Ada Pelaku Lain Selain Bharada Andika yang Merupakan Juniornya

Diduga ada pelaku lain dalam kasus pembunuhan Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lawai, anggota Polri yang tewas di Markas Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri, Tangsel

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut