Polisi Cari Bukti Penyebab Ormas GMBI Geruduk PTIK

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama.
Sumber :
  • Ridho Permana/VIVA.co.id

VIVA – Kepolisian mengaku masih mencari saksi yang melihat kejadian anggota organisasi masyarakat GMBI didudga dipukul oknum aparat polisi. Hal itu untuk memastikan apakah benar kejadian ini.

img_title Polisi Obok-obok Kampung Berlan di Matraman, 8 Orang Ditangkap terkait Narkoba

Menurut Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Bastoni Purnama, informasi digeruduknya kawasan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan oleh massa GMBI masih simpang siur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena kita tidak tahunkan dari persinya massa GMBI dari anggota, dari masyarakat seperti apa. Nanti kita kumpulin, kita cari fakta sebenarnya seperti apa," kata Bastoni di kawasan Kebayoran Baru Jaksel, Rabu 6 November 2019.

img_title Polisi Cokok 3 Pria yang Diduga Jadi Pengedar Narkoba, Sabu hingga Etomidate Disita

Terkait hal ini, Bastoni mengaku juga akan meminta keterangan anggota kepolisian yang ada di lokasi saat kejadian. Jika benar ada pemukulan yang dilakukan oknum, maka akan dilakukan langkah selanjutnya.

Pihak GMBI dan kepolisian sendiri sudah bertemu pasca kejadian guna menyelesaikan masalah. Massa GMBI sendiri sudah bubar dan melanjutkan rencana awal melakukan aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

img_title Jangan Sampai Kena Tilang, Ini Sasaran Operasi Patuh 2026

"Jadi, kita bisa menentukan langkah-langkah atau tindakan-tindakan apa," ujarnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Ormas dan sejumlah aparat kepolisian nampak terlibat keributan depan Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 6 November 2019.

Massa ormas diduga dari GMBI. Massa sempat mengepung Jalan sekitar Gedung PTIK. Diduga massa hendak mengejar aparat polisi yang memukul salah satu rekannya. Tapi, pada akhirnya dibubarkan polisi.

Ilustrasi razia kendaraan bermotor

Polisi Catat 808 Kasus Pelanggaran Ganjil-Genap pada Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 103.779 kendaraan tertangkap kamera ETLE. Pelanggaran aturan ganjil genap mendominasi catatan penindakan.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut