Klinik Aborsi di Kenari Sehari Bisa Layani 7 Pasien

Polisi bongkar klinik aborsi di Kenari, Jakpus
Sumber :
  • VIVA.co.id/Foe Peace Simbolon

VIVA – Polisi menyampaikan dalam sehari klinik dr.SWS, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat, bisa melayani tujuh orang pasien. Praktik aborsi ilegal di klinik tersebut berhasil dibongkar aparat.

img_title Siapa Tio Ferdian Rahmana? Runner-Up Raka Raki Jatim 2026 Viral Diduga Minta Kekasih Aborsi ke Singapura

"Asumsi kami perkiraan sehari lima sampai tujuh orang yang aborsi di tempat tersebut," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 18 Agustus 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca Juga: Polisi Bongkar Klinik Aborsi di Kenari, Dokter hingga Calo Dicokok

img_title Usut Kasus Dugaan Aborsi ke Singapura, Paguyuban Cak dan Ning Surabaya Mengambil Langkah Serius

Berdasarkan data yang didapat polisi, klinik tersebut sudah beroperasi selama lima tahun. Ada 2 ribu lebih pasien menggunakan jasa dokter ini selama setahuh terakhir. 

Polisi sejauh ini baru mendapat data aborsi selama satu tahun terakhir dari klinik ini. Untuk data lainnya, polisi belum mendapatkan.

img_title Viral Runner Up Raka Raki Jatim 2026 Diduga Meminta Kekasih Aborsi ke Singapura, Akui Tak Siap Jadi Ayah

"Klinik tersebut beroperasi lima tahun. Yang unik dalam data kita geledah terhitung mulai Januari 2019 sampai 10 April 2020 terdata pasien aborsi 2.638 pasien. Berdasarkan data hasil penggeledahan kita dapat data satu tahun ke belakang. Data sebelumnya masih penyidikan lebih lanjut," Tubagus menjelaskan.

Sebelumnya,  Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik aborsi lantaran beroperasi tidak sesuai aturan yang berlaku. Kali ini, ada 17 tersangka yang dicokok mulai dari dokter, perawat hingga calo dalam klinik aborsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski resmi, tetapi klinik ini melanggar aturan karena membuka jasa aborsi tidak sesuai aturan.

"Tanggal 3 Agustus yang lalu berhasil mengamankan 17 tersangka di salah satu klinik di Jalan Kenari, Senen, Jakarta Pusat," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Selasa, 18 Agustus 2020. (ase)

Viral seorang runner-up Raka Raki Jatim 2026, Tio Ferdian Rahmana diduga melakukan kekerasan seksual terhadap kekasihnya

Beredar Klarifikasi Permintaan Maaf eks Raka Jawa Timur soal Isu Minta Wanita Aborsi, Begini Isinya

Menyusul isu runner-up Raka Jawa Timur 2026 yang diduga meminta seorang wanita melakukan aborsi, kini beredar unggahan yang diduga milik Tio Ferdian Rahmana meminta maaf

img_title
VIVA.co.id
13 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut