Polisi Sebut Laeli dan Djumadil Tak Gila

Rekonstruksi Mutilasi di Apartemen Mansion Pasar Baru
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat, menyebut sejauh ini pasangan Laeli Atik Supriyatin dan Djumadil Al Fajar yang membunuh dan memutilasi Rinaldi Harley Wismanu tidak mengalami masalah kejiwaan.

img_title Kaki Korban Mutilasi di Depok Ternyata Dipotong 4 Bagian, Polisi Baru Temukan 3

"Hasil pemeriksaan selama ini tidak ada masalah dengan jiwanya," kata dia di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu, 19 September 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Pemutilasi Sadis Apartemen Kalibata City Ternyata Pemuja Bangsa Viking

img_title Potongan Kaki Korban Mutilasi Saepul Ditemukan di Kali Grogol, Tapi Cuma Sebagian Saja

Tubagus menyampaikan selama dilakukan pemeriksaan keduanya tidak menunjukkan sikap yang aneh. Untuk itu tidak ada dugaan keduanya gila.

Meski begitu, pemeriksaan kejiawaan keduanya tetap akan dilakukan. Hal itu dilakukan untuk mencari tahu motivasi keduanya membunuh dan memutilasi korban (Rinaldi).

img_title Saepul Pemutilasi di Depok Idap HIV, Ternyata Aktif Donor Darah Sejak SMA

Tes kejiwaan tersebut tidak akan terlalu banyak berpengaruh terhadap penerapan pasal pada keduanya. Di mana diketahui keduanya dikenakan Pasal 340 juncto Pasal 338 juncto 365 KUHP.

Mereka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau 20 tahun penjara.

"Kami ingin melihat lebih jauh kepada aspek hukum. Apa yang mendorong keduanya melakukan hal itu. Jadi itu (tes kejiawaan) hanya untuk pendalaman saja kenapa orang melakukan tindakan itu," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 September 2020. Tak lama, polisi pun menangkap kedua pelaku yakni pasangan kekasih Djumadil (26) dan Laeli (27).

Tubuh korban dimutilasi pakai golok dan gergaji hingga menjadi 11 bagian. Adapun motifnya lantaran kedua pelaku ingin menguasai harta korban.

foto ilustrasi mutilasi

Pengakuannya Bikin Merinding! Detik-detik Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes

Kasus mutilasi terhadap seorang ayah kandung di Brebes, Jawa Tengah, terungkap setelah anaknya sendiri mendatangi kantor polisi dan mengaku menghilangkan nyawa korban.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut