Bareskrim Bekukan Rekening Dua Koperasi Simpan Pinjam Ilegal

Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal
Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah memblokir dua rekening milik dua koperasi simpan pinjam (KSP), salah satunya KSP SBA yang didirikan oleh warga negara asing asal China inisial ZJ.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, menjelaskan pembekuan rekening dilakukan setelah polisi menangkap pengurus pinjaman online (pinjol) ilegal inisial JS.

Saat diperiksa, kata dia, JS ternyata berperan sebagai fasilitator administrasi ZJ untuk mendirikan perusahaan pinjol ilegal di Jakarta. Selain itu, ZJ juga mengurus sejumlah administrasi ZJ seperti visa dan lainnya. Kini, ZJ masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Ini pengembangannya. Tim Dittipideksus menangkap pengurus pinjol inisial JS. ZJ ini pemodal dan penyedia alat aplikasi atau program,” kata Ramadhan di Jakarta pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Ramadhan menambahkan, JS juga diberi tugas mengumpulkan ribuan NPWP untuk keperluan mendirikan dua KSP. Tapi ternyata, koperasi itu setelah ditelusuri fiktif alias bodong. Makanya, polisi memblokir dua rekening KSP ini mencapai Rp20,5 miliar.

“Dari penangkapan ini penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa NPWP dan ribuan akta pendirian KSP fiktif, tapi ini masih didalami dan dikembangkan. Jadi kita tunggu dulu untuk selengkapnya,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Tim Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menangkap puluhan orang tersangka terkait kasus dugaan pidana pinjaman online (pinjol) atau penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) selama sepekan ini di seluruh Indonesia.