Ladang Ganja Ditemukan di Samosir, Seorang Petani Ditangkap

Polres Samosir Ungkap Keberadaan Ladang Ganja
Sumber :
  • VIVA/ B.S Putra

VIVA – Satuan Reserse Narkoba Polres Samosir, berhasil mengungkap ladang ganja yang berada di sekitaran kawasan Danau Toba. Tepatnya, di Dusun I, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Pengungkapan ladang ganja seluas sekitar 1/2 hektare itu, berawal dari penyelidikan yang dilakukan Satres Narkoba Polres Samosir. 

Dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir, AKBP Josua Tampubolon langsung mendatangi lokasi ladang ganja, pada Rabu pagi, 20 April 2022, sekitar pukul 06.30 WIB.

Ladang ganja itu, ternyata milik seorang petani berinsial LS alias J, yang tinggal tidak jauh dari tempat tersebut. Pria berusia 53 tahun itu, mengakui bahwa dia sebagai pemilik ladang ganja itu.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, barang bukti yang diamankan berupa 158 batang diduga narkotika tanaman narkotika jenis ganja.

"Kemudian, satu bungkus daun kering yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat bruto 1/2 kilogram," ujar Hadi, Jumat 22 April 2022.

Hadi menjelaskan, LS sudah melakukan panen daun ganja tersebut. Kemudian dikeringkan dan simpan di tempat yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah petani tersebut.

"Ada daun ganja kering di simpan di rumah miliknya dan menemukan daun ganja kering yang dibungkus di dalam karung dari semak-semak yang berada sekira 100 meter dari rumah LS," jelas Hadi.

Vicky Nitinegoro Ungkap Alasan 2 Kali Pernah Keciduk Narkoba, Apes dan Dijebak

Kepada petugas, LS menyebutkan ganja yang sudah dipanen dan dikeringkan tersebut langsung dikemas sesuai harga untuk dijual. Selain itu, ganja tersebut digunakan sendiri.

Selanjutnya tersangka berikut barang bukti tersebut dibawa ke Satres Narkoba Polres Samosir, untuk dilakukan penyelidikan dan proses hukum lanjutan.

Licinnya Saleh, 'Pablo Escobar' Asal Kalteng Usai 2 Tahun Jadi Buronan
Ilustrasi barang bukti narkoba yang disita polisi beberapa waktu lalu.

Penjelasan Ditjen Pas soal Terpidana Mati Hendra Bisa Jual Sabu dari Dalam Lapas Tarakan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menklaim selalu berupaya menghentikan peredaran narkotika dari balik bui.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2024