Dari Balik Jeruji, 2 Napi Catut Nama Wakapolres Jakbar Tipu Pengusaha

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono
Sumber :
  • VIVA/Andrew Tito

VIVA – Dua narapidana yang masih mendekam dalam lapas berinisial SE dan MR, melakukan penipuan dengan memeras pengusaha. Mereka mencatut nama Wakapolres Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso, untuk melakukan penipuan.

img_title Gapempi: Dunia Usaha Nasional Tidak Boleh Berjalan Sendiri-sendiri

Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono menjelaskan, para pelaku itu mengedit data wakapolres. Mereka mengambil foto dari internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kedua orang ini mengedit data wakapolres dengan mengambil foto dan data dari google. Kemudian di edit seakan-akan itu benar wakapolres. Mereka edit dengan menggunakan aplikasi," ujar AKBP Joko dikonfirmasi, Jumat 17 Juni 2022.

img_title Indonesia Jadi Negara dengan Spam Call Tertinggi di Asia Pasifik, Awas Jangan Asal Angkat Telepon!

Berbekal data yang sudah diedit tersebut, mereka meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha yang ada di kawasan tersebut. Sementara kontak para pengusaha menurut Joko, pelaku peroleh dari penelusuran di internet.

Para pelaku kemudian menghubungi korban dengan pesan singkat, dan mengaku sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat. Salah satu percobaan penipuan yang mereka lakukan, yaitu dengan membohongi pengusana tenda.

img_title Penipuan Digital Makin Marak, Ini Cara Mudah Melindungi Identitas dan Data Pribadi

Kedua pelaku mengatakan kepada pengusaha tenda tersebut, bahwa ada uang lebih yang telah di transfer dari rekening wakapolres. Padahal, wakapolres tidak pernah merasa menyewa tenda yang diakui kedua pelaku untuk acara di rumah.

"Pelaku juga sempat pesan tenda dengan modus kelebihan transfer, kemudian si korban disuruh mengembalikan uang. Jadi mereka pancing dengan mengirim bukti transferan uang yang disebut kelebihan transfer itu. Mereka juga pernah meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha, salah satunya ke toko bunga dan toko kue," jelasnya.

Akhirnya Terbongkar

Modus penipuan dengan catut nama Wakapolres Jakarta Barat itu terbongkar, ketika salah seorang pengusaha mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Wakapolres AKBP Bismo.

"Ketika dikonfirmasi langsung oleh pengusaha ke pak wakapolres, pak waka merasa tidak pernah meminta sejumlah uang ataupun dengan modus kelebihan transfer," ujar Joko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditelusuri, pelaku yang berjumlah dua orang ternyata merupakan napi di salah satu lapas di Jawa Timur. Penyidik langsung menuju ke lapas tempat kedua pelaku ditahan.

Pelaku SE diketahui merupakan napi dengan kasus penipuan. Sementara MR merupakan napi dengan kasus narkoba.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut