Aipda Robig Diberi Waktu 21 Hari Segera Serahkan Memori Banding

Aipda Robig Zaenudin menjalani sidang etik propam Polda Jateng
Sumber :
  • tvOne/Didiet Cordiaz

Semarang, VIVA - Polri siap menghadapi  banding anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Kota Besar Semarang, Aipda Robig Zaenudin (RZ). Namun, kini masih ditunggu pihak Aipda Robig akan menyerahkan memori bandingnya. 

img_title Ngeri! 4 OTK Bawa Samurai Hadang Polisi di Papua, Aipda Agus Dibacok Bertubi-tubi

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Artanto membenarkan proses memori itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betul (masih menunggu berkas penyerahan memori banding)," kata Artanto, Jumat, 13 Desember 2024.

img_title Banding Dikabulkan! Hukuman Nadiem Makarim Dipangkas Jadi 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Rp548 Miliar

Dia menjelaskan, pihak Aipda Robig diberikan waktu selama 21 hari. Hal itu diberikan padanya untuk mempersiapkan berkas memori banding lalu diserahkan. Dengan demikian, kemudian bakal dilakukan sidang bandingnya.

"Yang bersangkutan diberi waktu 21 hari untuk menyusun memori banding dan diserahkan ke sekretaris sidang," kata dia.

img_title Persija Tak Terima Sanki Rp180 juta dan 2 Laga Kandang Usiran, Banding Disiapkan ke PSSI

Ilustrasi senjata api pistol

Photo :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Sebelumnya, Aipda Robig Zaenudin (RZ), oknum anggota Polrestabes Semarang penembak mati siswa SMKN 4 Semarang, GRO, dijatuhi hukuman pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat. Putusan itu dijatuhi majelis Komite Kode Etik Polri (KKEP) Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putusan dibacakan dalam sidang kode etik terhadap Aipda Robig yang digelar di ruang sidang Bidang Propam Polda Jawa Tengah di Semarang, Senin, mulai pukul 13.00 hingga 20.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan majelis komite etik menjatuhkan putusan PTDH terhadap Aipda R. "Yang bersangkutan mengajukan banding atas putusan tersebut," katanya.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim (kanan)

Masih Tak Terima Hukuman dan Dendanya Disunat, Nadiem Ajukan Kasasi Minta Dibebaskan

Mendikbudristek periode 2019–2024 Nadiem Makarim resmi mengajukan kasasi agar putusan banding terhadap dirinya pada kasus korupsi Chromebook dibatalkan

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut