Stres, Pemuda Bacok Lima Anggota Keluarga

Marmah, korban pembacokan
Marmah, korban pembacokan
Sumber :
  • VIVAnews/ Nurhayati Avifa

VIVAnews - Seorang pemuda yang diduga stres, tega melukai lima anggota keluarganya. Muhdin (25), pemuda itu, mengamuk setelah mengambil pisau dapur dan pisau golok milik seorang pedagang sayur.

Ia kemudian masuk ke rumahnya di Jalan Taman Vila Meruya RT 03 RW 06, Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat dengan membabi buta. Lima anggotanya keluarganya yang sedang berada di rumah, menjadi sasaran.

Pertama, Mulyadi (22) adiknya sendiri. “Ia lalu dipisah oleh Yuli (20), adiknya. Tapi Yuli juga dianiaya. Kedua orang tuanya (Nijan, 55 dan Marmah, 50) keluar ikut memisahkan, tapi dianiaya juga,” kata Kapolsek Kembangan, Kompol Herru Agus saat dihubungi VIVAnews, Minggu, 17 November 2013. Satu korban lain adalah Maswan (33), kakak Muhdin.

Masing-masing korban menderita luka bacok di tempat yang berbeda-beda. Nijan, sang ayah mendapat luka di kepala bagian belakang. Marmah luka di jari tangan kanan. Maswan luka di bagian kening, kepala, leher sebelah kiri, dan pundak sebelah kiri.

Mulyadi luka di tangan sebelah kiri, dada, tangan kanan, dan kepala belakang. Si bungsu Yuli, luka di bagian kepala belakang dan tangan sebelah kanan.

Kini, kelima korban dibawa ke RS Sari Asih dan RS Yadika Mulya, Tangerang. Muhdin sendiri sudah diamankan di RS Polri, Kramat Jati. “Pelaku diduga menderita gangguan jiwa. Kasus masih dalam penyidikan,” ujar Herru menambahkan.

Polisi sedang mengumpulkan keterangan saksi di tempat kejadian. Menurut keluarga dan masyarakat sekitar, Muhdin memang agak terganggu jiwanya. Menurut Maria, salah satu keluarga, Muhdin nekad membacok karena tak diperbolehkan masuk ke dalam rumah.