YLKI Minta BRI Ganti Uang Nasabah yang Hilang

Sejumlah nasabah yang mendatangi kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit cabang Ngadiluwih, Kediri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

VIVA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI meminta kepada pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk bertanggungjawab terhadap uang nasabah yang hilang secara tiba-tiba di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

img_title BRI Umumkan Pemenang BRImo FSTVL 2024, Hadiah Utama Tabungan Emas hingga BMW

"Pihak BRI harus mengganti seluruh dana nasabah yang hilang, jika terbukti nasabah punya alibi tidak melakukan transaksi," kata Ketua YLKI, Tulus Abadi melaui pesan singkat kepada VIVA di Jakarta, Jumat, 16 Maret 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tulus juga meminta kepada pihak Bank BRI untuk melakukan investigasi terhadap kejadian rekening uang nasabah yang hilang serta meminta Bank BRI untuk memperbarui  sistem  IT. "Dan menjamin sistem IT-nya tidak mudah dibobol sehingga memakan korban lain," katanya.

img_title Waspada Penipuan! Ini Cara Ampuh Mencegah Pembobolan Kartu Kredit

Kemudian, YLKI juga meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK untuk melakukan audit terhadap sistem perbankan di Indonesia, termasuk Bank BRI.

"Seringnya kasus serupa terjadi menunjukkan sistem IT perbankan di Indonesia lemah. Hal ini sangat membahayakan bagi perlindungan konsumen dan sektor perbankan itu sendiri," ujarnya.

img_title Ini Keuntungan dan Cara Mudah Daftar Samsung BRI Credit Card via Samsung Pay

Sebelumnya, puluhan nasabah Bank Rakyat Indonesia atau BRI Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengalami nasib sial. Uang di rekening mereka tiba-tiba berkurang, padahal tidak melakukan transaksi apa pun. Kasus kini tengah diselidiki oleh pihak Kepolisian setempat.

Heboh uang nasabah BRI Ngadiluwih berkurang merebak sejak Senin kemarin, 12 Maret 2018. Sejumlah korban menerima pesan singkat adanya transaksi di telepon genggam, padahal transaksi tidak dilakukan sama sekali. Masing-masing korban saldonya mendadak berkurang dengan nilai kerugian antara rata-rata Rp500 ribu sampai Rp1 juta.

Ilustrasi kartu kredit/atm/bank.

Saldo Lenyap Sekejap! Ini Cara Baru Hacker Curi Uang dari ATM dan Kripto

Saldo lenyap sekejap. Ini cara baru hacker curi uang dari ATM dan kripto.

img_title
VIVA.co.id
14 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut