Menilik Lokasi Anjing Pitbull Serang Satpam

Jalan Rajawali Selatan X, Jakarta Pusat, lokasi anjing Pitbull serang satpam.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Aldi Ardiansyah

VIVA – Kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyerangan anjing Pitbull terhadap Suherman, satpam di kompleks Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat, sudah kondusif, Rabu, 19 Desember 2018.

VIDEO: Anjing Pitbull Serang Seorang Wanita hingga Terluka Parah

Pantauan VIVA, aktivitas di Jalan Rajawali Selatan 10 itu sudah kondusif dan kegiatan warga kembali berjalan normal. Ada beberapa warga yang mengaku mulai resah dan takut dengan keberadaan anjing Pitbull yang menyerang petugas satpam Suherman.

“Kondisinya sekarang sudah mulai kondusif sejak kejadian penyerangan,” ujar Soleh, satpam kompleks itu yang juga teman Suherman.

Kasus Gigit Muka Anak Bocah, Ini Tips Peliharan Pit Bull dari Ahlinya

Beberapa hari sebelum menyerang Herman, Soleh menjelaskan, anjing Pitbull juga pernah menyerang anjing warga lainnya hingga tewas di Jalan Rajawali Selatan 5.

Setelah kejadian penyerangan kepada Herman, menurut Soleh,  ada beberapa orang dari komunitas hewan peliharaan datang. Mereka tidak terima dengan pernyataan bahwa anjing peliharaan meresahkan dan ditakuti.

VIDEO: Bocah 8 Tahun Diserang Anjing Pitbull Peliharaan Orang Tuanya

“Abis Herman diserang, besoknya ada beberapa orang datang dari komunitas hewan peliharaan karena tidak terima dengan kelakuan yang dilakukan Ho Andry si pemilik anjing Pitbull,” katanya.

Dia mengimbau untuk kenyamanan bersama warga, para pemilik hewan peliharaan, khususnya anjing agar dijaga dengan baik sehingga tidak memakan korban lagi dan meresahkan warga sekitar Jalan Rajawali Selatan.

“Saya berharap untuk kenyamanan bersama. Warga yang punya hewan peliharaan khususnya anjing untuk lebih menjaga agar tidak memakan korban seperti teman saya,” ujar Soleh.

Anjing Pitbull yang menyerang Herman sudah diobservasi, Senin 17 Desember 2018. "Kondisi Pitbull sehat, tidak ada gejala mengarah ke rabies," ujar Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan atau KPKP Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 18 Desember 2018.

Meski anjing itu tidak mengidap rabies, Bayu menyebutkan, hewan tersebut masih harus diperiksa intensif di Rumah Observasi Rabies, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Suherman diserang anjing Pitbull, di kompleks Rajawali Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu lalu, 16 Desember 2018. Kejadian bermula, ketika pemilik anjing Pitbull ditegur oleh Herman.

Pemilik itu ditegur, karena jalan-jalan dengan membawa anjing tapi tidak diikat. Herman khawatir anjing akan mengganggu warga lain yang sedang olahraga di sana.

Adu argumen antarkeduanya terjadi. Tiba-tiba saja anjing itu bereaksi. Anjing itu menyerang Herman.

Pemilik anjing sempat menarik tubuh hewan peliharaannya tersebut, tetapi anjing tetap menyerang Herman. Akhirnya, Herman bisa diselamatkan usai anjing itu kembali tenang. Akibat kejadian ini, Herman mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. (ren)

Laporan Aldi Ardiansyah

Polisi kejar anjing pitbull yang mengemudi dengan kecepatan tinggi.

Polisi Kejar Anjing Pitbull yang Ngebut pada Kecepatan 160 Kpj

Polisi dibuat terkejut ketika melihat yang mengemudi ternyata anjing.

img_title
VIVA.co.id
3 April 2020