Serang Hakim, Pengacara Tomy Winata Ditahan

Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Anwar Sadat

VIVA - Polisi resmi menahan pengacara Tomy Winata, D, Jumat malam, 19 Juli 2019. Penahanan dilakukan usai pemeriksaannya sebagai tersangka rampung dilakukan.

img_title 2 Pelajar Jadi Tersangka Penganiayaan Siswa SMA di Aceh

"Dilakukan penahanan dengan persangkaan pasal 351 ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan dan atau pasal 212 KUHP," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Jumat malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski pelaku merupakan pengacara konglomerat, Harry menyebut bukan berarti akan memengaruhi proses hukum terhadap yang bersangkutan. Harry menegaskan siapa pun sama di mata hukum.

img_title Diduga Dikeroyok Sejumlah Pelajar, Siswa SMA di Aceh Masih Terbaring di Rumah Sakit

"Ini kita enggak bisa lihat ke sana. Ini proses terjadi adalah proses pidana, barang siapa yang melakukan perbuatan pidana, ada ancaman hukumannya. Saudara D ini adalah melakukan kegiatan penganiayaan dan ancaman hukumannya dua tahun delapan bulan," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, penyerangan yang dilakukan D itu mengenai dua orang hakim yaitu Ketua majelis hakim HS, pada bagian jidat dan juga hakim anggota 1 yakni DB. Setelah itu, pelaku diamankan petugas keamanan PN Jakpus.

img_title Eza Gionino Dilaporkan Dugaan Penganiayaan Sesama Artis, Korban Ngaku Sudah Berteman Lama

Peristiwa tersebut terjadi di ruang sidang Subekti sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis 18 Juli 2019. Saat itu hakim sedang membaca putusan terkait perkara gugatan antara Tomy Winata dengan PT PWG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat majelis hakim tengah melakukan pembacaan putusan yang mana pada bagian pertimbangannya sudah mengarah petitum gugatan ditolak, kuasa pihak TW selaku penggugat yakni D berdiri dari kursinya.

Setelah berdiri dari kursinya, D, melangkah ke depan majelis hakim yang sedang baca pertimbangan putusan kemudian menyerang majelis hakim dengan ikat pinggang, yang memang sudah disiapkan pelaku. (ase)

Ilustrasi penganiayaan

Dugaan Penganiayaan Ketua HMI Pakai Pisau di UIN Mataram, 9 Orang Digarap Polisi

Polres Kota (Polresta) Mataram, terus mendalami kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut