Travo Listrik Terganggu, Layanan Kependudukan di Kota Bekasi Disetop

Ilustrasi E-KTP.
Sumber :
  • VIVA/Muhammad A.R

VIVA – Layanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi menghentikan sementara operasionalnya per Kamis, 25 Februari 2021. Penghentian yang tidak disebutkan batas waktunya itu karena aliran listrik padam.

Kendaraan Tempur Pengawal Para Kepala Negara saat World Water Forum di Bali

"Iya untuk sementara kita hentikan dulu operasionalnya, menunggu langkah dari PLN," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bekasi, Taufik Hidayat, Kamis, 25 Februari 2021.

Taufik menambahkan, penyebab aliran listrik tidak menyala ternyata ada kendala di bagian travo. Sehingga, semua layanan itu tidak bisa dioperasikan sementara waktu. "Karena kan semua layanan di sini memakai listrik," katanya.

Sunra Bangun Pabrik Motor Listrik Senilai US$120 Juta, Kemenperin: Iklim Investasi RI Makin Kondusif

Untuk sampai kapan batas penghentian layanan ini, kata Taufik, belum bisa diketahui. Namun, dia mengaku pihak PLN sudah melakukan perbaikan di bagian gangguan.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa memaklumi kondisi gangguan ini. Namun, secepatnya layanan tersebut akan dioperasikan kembali bila penanganan tersebut sudah selesai.

Kemenkumham Jatim Terapkan One Stop Service untuk Calon Jemaah Haji 2024, Apa Itu?

Sementara itu, Anggit, warga Bekasi Timur mengaku, kecewa atas kondisi ini. Sebab, rencana untuk membuat Kartu Keluarga yang baru menjadi terkendala. "Padahal saya butuh banget hari ini, buat saya gunakan besok. Sekarang dihentikan malah tidak tahu kapan nyalanya," katanya.

Seharusnya, kata dia, pihak PLN bisa sigap melakukan upaya perbaikan. Masalahnya, kata dia, ini menyangkut masyarakat banyak. "Karena pihak pemerintah sendiri mereka bilang tidak tahu kapan nyala listriknya, karena memang urusan PLN," katanya.

PGE siap menyambut pengembangan proyek EBT

Pertamina Geothermal Energy Cetak Laba Bersih US$47,49 Juta Kuartal I-2024

Pendapatan Pertamina Geothermal Energy itu meningkat jika dibandingkan dengan pendapatan kuartal I-2023 yang sebesar US$102,615 juta.

img_title
VIVA.co.id
7 Mei 2024